Iklan Fatih Architecture Studio
ScienceTech Horizon Banner

Pemkot Banda Aceh Tambah 17 Armada Pengangkut Sampah, Fokus Kawasan Perkampungan

Foto ilustrasi

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh menambah 17 unit armada pengangkut sampah untuk meningkatkan pelayanan kebersihan di ibu kota Provinsi Aceh. Penambahan tersebut diarahkan terutama untuk menjangkau kawasan perkampungan yang selama ini belum memperoleh layanan pengangkutan secara optimal.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal menyampaikan kebijakan itu pada Selasa (27/10/2026). Informasi mengenai tambahan armada tersebut diberitakan ANTARA dalam laporan mengenai upaya pemerintah kota memperbaiki pengangkutan sampah.

Perluasan Jangkauan Layanan

Pengangkutan sampah merupakan salah satu layanan dasar perkotaan yang membutuhkan armada, petugas, dan pengaturan rute secara berkesinambungan. Penambahan kendaraan dapat menjadi dukungan bagi operasional pengumpulan sampah dari lingkungan permukiman menuju fasilitas penanganan berikutnya.

Fokus pada kawasan perkampungan menunjukkan perhatian pemerintah kota terhadap wilayah yang belum terjangkau secara merata. Namun, informasi yang tersedia belum merinci jenis seluruh kendaraan tambahan, pembagian rute per gampong, maupun jadwal operasional masing-masing armada.

Karena itu, capaian pelayanan setelah penambahan kendaraan masih perlu dilihat dari pelaksanaan di lapangan, termasuk keteraturan pengangkutan dan cakupan kawasan yang dilayani. Penambahan jumlah armada tidak dengan sendirinya menjelaskan perubahan volume sampah yang dapat diangkut setiap hari.

Kebersihan Permukiman

Bagi warga, keteraturan pengangkutan sampah berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan kondisi ruang publik di sekitar tempat tinggal. Pelayanan yang menjangkau permukiman juga memerlukan koordinasi antara petugas kebersihan, perangkat gampong, dan masyarakat.

Pemerintah kota belum menyampaikan dalam laporan tersebut angka target pengurangan timbulan sampah maupun tenggat pemerataan layanan. Informasi lanjutan mengenai penempatan 17 armada dan wilayah prioritas akan membantu warga mengetahui perubahan layanan di lingkungannya.

Foto ilustrasi pengangkutan sampah: Zoshua Colah/Unsplash.

Editor: Azlan Shah