MEULABOH, GemaSumatra.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memfasilitasi kerja sama pasokan cabai merah dan bawang merah dengan pelaku usaha di Kabupaten Aceh Tengah. Tahap awal kerja sama diwujudkan melalui pembelian 2.000 kilogram atau dua ton cabai merah untuk pasar di Meulaboh.
Kepala Dinas Pangan Aceh Barat Kamarlisnur menjelaskan bahwa penguatan hubungan antarpedagang diarahkan untuk mempermudah distribusi bahan pangan sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi konsumen.
Kerja sama usaha dilakukan antara pedagang Aceh Barat, Didik Suheri, dan mitra pemasok dari Aceh Tengah, Samsul Bahri. Nota kesepahaman ditandatangani di tempat penampungan cabai di Gampong Blang Mancung, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah.
Disalurkan ke Pedagang Meulaboh
Cabai dari Aceh Tengah dikirim menuju Pasar Bina Usaha Meulaboh. Setelah tiba, komoditas tersebut diterima Perum Bulog Cabang Meulaboh untuk diteruskan kepada pedagang eceran di Pasar Pagi.
Dinas Pangan melaporkan harga cabai merah kualitas terbaik di pasar berada pada kisaran Rp60.000 per kilogram pada Senin (26/10/2026), lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya yang disebut Rp80.000 per kilogram. Harga tersebut merupakan kondisi pada saat laporan diterbitkan dan dapat berubah mengikuti pasar.
Upaya Menjaga Pasokan Antardaerah
Pemerintah daerah menempatkan kolaborasi tersebut sebagai bagian dari Gerakan Pangan Murah dan pengendalian gejolak harga pangan. Kerja sama diharapkan tidak berhenti pada pengiriman awal, tetapi diteruskan sesuai kebutuhan pasar dan kesiapan pelaku usaha.
Pengelolaan distribusi akan tetap bergantung pada ketersediaan hasil pertanian, mutu komoditas, biaya angkut, dan kesepakatan antarpedagang. Pemerintah menyatakan akan melibatkan instansi terkait untuk memantau keberlanjutannya.
Sumber fakta: ANTARA Aceh, 26 Oktober 2026, keterangan Dinas Pangan Aceh Barat. Gambar unggulan berupa ilustrasi cabai, bukan dokumentasi distribusi di Meulaboh. Foto: Gil De Los Santos/Unsplash.






