[PEKANBARU, RIAU], Minggu, 2 November 2025, 16.30 WIB — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali merebak di tujuh daerah di Riau. Satgas darat dan udara dikerahkan untuk pemadaman serta pendinginan. BMKG Pekanbaru melaporkan 57 hotspot di Riau hari ini, sementara potensi hujan lokal belum merata di seluruh wilayah.
Karhutla dilaporkan di Kampar, Pelalawan, Rokan Hulu, Siak, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, dan Kota Pekanbaru. Tim gabungan memaksimalkan pompa maupun pengeboman air di titik yang sulit dijangkau. Di beberapa lokasi, pemadaman memasuki tahap pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.
M. Edy Afrizal, Kepala BPBD Damkar Riau — “Sebagian adalah titik baru, sebagian lagi pendinginan. Kita kerahkan personel darat dan dukungan udara di kantong-kantong api yang jauh dari akses jalan.”
Bagi warga, paparan asap berisiko pada kelompok rentan. Gunakan masker ketika kualitas udara menurun, batasi aktivitas di luar ruang saat siang, dan sediakan air bersih cadangan bagi rumah tangga serta pelaku usaha kecil yang bergantung pada air permukaan.
Sepekan terakhir, Sumatra mencatat ratusan hotspot. Hari ini BMKG menempatkan Riau sebagai salah satu penyumbang utama titik panas di Sumatra. Tren hujan sporadis muncul pada sore–malam, tetapi angin permukaan masih dapat mempercepat penjalaran api di lahan kering.
Pemadaman berlanjut di lapangan. Pemerintah daerah dan aparat mengimbau tidak ada pembukaan lahan dengan api. Warga diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran melalui kanal resmi BPBD atau aparat desa setempat.






