TAPANULI UTARA/SUMUT, Selasa, 9 Juni 2026 14.30 WIB — Puluhan keluarga penyintas bencana di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Tapanuli Utara, mulai menempati hunian tetap setelah menerima kunci rumah pada Senin, 8 Juni 2026, sebagai bagian pemulihan permukiman warga.
Serah terima kunci Huntap Dolok Nauli menjadi penanda perpindahan warga dari fase darurat menuju penataan kehidupan yang lebih stabil. Lokasi berada di wilayah Tapanuli Utara yang memiliki topografi berbukit dan berlembah, sehingga aspek keamanan permukiman menjadi perhatian utama.
Program hunian tetap ditujukan bagi keluarga terdampak bencana yang membutuhkan tempat tinggal layak dan lebih aman. Panduan hunian tetap Kementerian Perumahan menyebut huntap merupakan bagian dari rehabilitasi dan rekonstruksi permukiman pascabencana.
Perwakilan penerima manfaat menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali memiliki rumah yang lebih pasti. “Kami ingin mulai lagi dari awal, bekerja dan menyekolahkan anak-anak dengan tenang,” ujar salah satu warga penerima kunci, [Menunggu verifikasi nama lengkap].
Bagi warga Adian Koting, kepastian hunian berdampak langsung pada aktivitas harian, mulai dari sekolah anak, akses layanan kesehatan, hingga kegiatan ekonomi keluarga. Pemerintah daerah masih perlu memastikan air bersih, listrik, jalan lingkungan, dan fasilitas sosial berjalan bertahap.
Pemda dan instansi teknis perlu memutakhirkan data penghuni, memastikan rumah ditempati sesuai peruntukan, serta membuka kanal aduan warga untuk perbaikan fasilitas dasar di kawasan huntap.






