Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Palembang–Betung Buka-Tutup Malam, Ini Jadwalnya

Pekerjaan pemasangan balok jembatan Tol Palembang–Betung, pengendara diminta atur waktu

Buka tutup Palembang Betung
Buka tutup Palembang Betung

[KABUPATEN BANYUASIN], Minggu, 18 Januari 2026, 09.12 WIB — Arus lalu lintas di ruas Palembang–Betung (arah Jambi) akan diberlakukan sistem buka-tutup pada malam hari untuk mendukung pemasangan balok jembatan proyek Tol Palembang–Betung. Dishub Banyuasin menyebut pengaturan dilakukan pada 30 Januari–2 Februari serta 11–14 Februari 2026, pukul 22.00–05.00 WIB.

Pengaturan lalu lintas diberlakukan pada segmen jalan lintas Palembang–Betung Km 69–71 Tebing Dayat arah Jambi. Kegiatan pemasangan balok jembatan disebut sebagai bagian penting penyelesaian struktur utama ruas Tol Palembang–Betung, khususnya pada Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung. Dengan sistem buka-tutup, kendaraan akan diatur bergantian melintas untuk menjaga keselamatan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin, Zakirin, menjelaskan pekerjaan pemasangan dilakukan di titik sta 97+000 hingga sta 111+690. Ia menegaskan pembatasan diberlakukan malam hari untuk meminimalkan dampak pada mobilitas warga, angkutan logistik, serta aktivitas ekonomi pada jam sibuk.

Baca Juga:  KPK Usut Legalitas Lahan JTTS, Daerah Diminta Percepat Validasi Aset

“Sistem buka tutup arus lalu lintas hanya diberlakukan pada malam hari, mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB, guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat,” ujar Zakirin, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin.

Dishub menyatakan petugas akan disiagakan di lapangan untuk membantu pengaturan arus agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan. Namun, pengguna jalan tetap diminta menyiapkan alternatif: mengatur jam keberangkatan lebih awal, menambah waktu tempuh, serta menghindari menyalip di area penyempitan dan titik kerja. Kendaraan berat juga disarankan memastikan kondisi lampu dan rem prima karena perlintasan malam hari meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca Juga:  Gunung Dempo Masih Meletus, Warga Pagar Alam Diminta Waspada

Bagi warga Banyuasin dan pengguna jalur Palembang–Jambi, kebijakan sementara ini berpotensi memengaruhi jadwal perjalanan malam, termasuk sopir antarkota, angkutan hasil pertanian, hingga pelaku usaha yang mengandalkan pengiriman malam. Komunikasi dengan pelanggan dan penyesuaian waktu muat-bongkar menjadi langkah praktis agar rantai pasok tidak terganggu.

Pembangunan Tol Palembang–Betung diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatera Selatan dan mempercepat distribusi logistik. Namun dalam masa pekerjaan, keselamatan menjadi prioritas. Warga diminta mematuhi rambu sementara, mengikuti arahan petugas, dan menghindari berhenti di sekitar titik pekerjaan.

Baca Juga:  Mulai Hari Ini, Roro Bengkalis Dilayani Dua Kapal

Jika terjadi antrean, pengguna jalan diminta tetap tertib, menjaga jarak aman, dan menyalakan lampu hazard hanya saat benar-benar diperlukan. Untuk kondisi darurat, pengendara disarankan menepi di lokasi aman di luar area kerja dan menunggu arahan petugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *