GOIANIA, Senin, 23 Maret 2026, 06.55 WIB — Hasil Moto3 Brasil 2026 melahirkan catatan besar bagi Indonesia. Maximo Quiles keluar sebagai pemenang di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, disusul Marco Morelli di posisi kedua, sementara Veda Ega Pratama finis ketiga dan menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix.
Balapan berlangsung penuh drama. Setelah start dari baris depan, Veda sempat turun ke posisi ke-10. Lomba kemudian dihentikan sementara karena insiden yang memicu bendera merah, lalu direstart dengan format singkat. Dalam restart itu, Veda mampu merangsek naik, menyalip sejumlah rival, dan mengunci posisi ketiga di lap terakhir. Hasil ini membuat namanya langsung menonjol di seri Brasil.
Veda menyebut podium tersebut sebagai pencapaian terbesarnya sejauh ini. “Hari ini, saya bekerja sangat baik. Sebelum bendera merah, saya kesulitan mengendalikan ban belakang dalam balapan. Namun, akhirnya saya finis di tiga besar di Grand Prix kedua saya dan ini pencapaian terbesar saya saat ini,” kata Veda dalam wawancara parc ferme yang dikutip media otomotif. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, sponsor, dan pendukung di Indonesia.
Bagi publik Indonesia, hasil ini punya arti lebih dari sekadar podium seri kedua musim ini. Veda tidak hanya membawa nama Indonesia ke tiga besar, tetapi juga memecahkan batas yang selama ini belum tercapai di level Grand Prix. Pada saat perhatian publik banyak tersedot ke arus mudik dan isu domestik, capaian ini menjadi kabar positif dari dunia olahraga internasional.
Dari sisi klasemen, hasil Moto3 Brasil 2026 juga mengangkat posisi Veda ke peringkat ketiga sementara dengan 27 poin. Maximo Quiles memimpin dengan 45 poin, sedangkan Marco Morelli mengumpulkan 28 poin. Perolehan Veda berasal dari finis kelima di Thailand dan podium ketiga di Brasil, menandakan awal musim yang sangat menjanjikan untuk rider muda Honda Team Asia itu.
Seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat pada 27–29 Maret 2026. Momentum itu penting karena Veda kini tidak lagi dipandang sebagai kejutan semata, melainkan pembalap yang sudah masuk perhitungan di papan atas Moto3 musim ini.






