Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

OKU Timur Masuk Kloter Awal Haji dari Palembang

Jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama hari ini

OKU Timur kloter awal haji (Kanwil Kemenag)
OKU Timur kloter awal haji (Kanwil Kemenag)

OKU TIMUR, Senin, 21 April 2026, 09.30 WIB — Jemaah calon haji asal OKU Timur dijadwalkan menjadi kloter awal yang masuk Asrama Haji Embarkasi Palembang pada hari ini. Pergerakan awal ini penting bagi keluarga jemaah dan layanan keberangkatan haji di Sumatera Selatan.

Data yang sudah dipublikasikan menyebutkan Kloter 1 asal OKU Timur masuk ke Asrama Haji Sumsel pada Senin, 21 April 2026 pukul 08.00 WIB. Jemaah dijadwalkan berangkat ke Madinah pada Selasa, 22 April 2026 pukul 07.10 WIB menggunakan penerbangan Saudi Arabia Airlines bernomor SV 5101.

Kantor Kemenag/Kemenhaj OKU Timur sebelumnya menyebutkan total jemaah asal kabupaten itu mencapai 563 orang dan terbagi dalam dua kloter, yakni Kloter 1 dan Kloter 3. Untuk Kloter 3, jadwal masuk asrama tercatat pada 24 April 2026 pukul 10.00 WIB dan diterbangkan keesokan harinya pukul 11.00 WIB. Sementara dari sisi embarkasi, ANTARA Sumsel melaporkan kloter pertama yang berasal dari OKU Timur memang dijadwalkan masuk asrama pada 21 April dan berangkat pada 22 April.

Baca Juga:  Palembang: PLN umumkan pemeliharaan listrik terjadwal

Kepala Kantor Kemenag OKU Timur, Abdul Kadir, dalam kegiatan persiapan sebelumnya menekankan bahwa OKU Timur merupakan daerah dengan jumlah calon jemaah haji terbesar kedua di Sumatera Selatan. Karena itu, koordinasi lintas lembaga menjadi penting agar pelayanan jemaah berjalan tertib dan aman di tengah transisi pengelolaan haji. Informasi itu diperkuat oleh keterangan Kepala Kantor Kemenhaj OKU Timur, Muhammad Husni, yang memaparkan rincian teknis keberangkatan jemaah tahun ini.

Baca Juga:  Curah Hujan November Tinggi, 11 Daerah Siaga di Sumatra Selatan

Bagi warga OKU Timur, keberangkatan kloter awal bukan hanya agenda seremonial. Arus keberangkatan menyangkut mobilisasi keluarga, transportasi lokal, layanan kesehatan, serta kesiapan dokumen jemaah. Keluarga jemaah biasanya juga menyesuaikan jadwal antar-jemput, doa bersama, hingga keperluan logistik sebelum jemaah masuk asrama. Karena itu, kepastian jam masuk asrama dan jadwal terbang menjadi informasi yang paling dibutuhkan di lapangan.

Baca Juga:  Sumsel Tambah Helikopter Patroli Karhutla

Di tingkat provinsi, pemberangkatan awal dari OKU Timur juga menjadi penanda bahwa fase operasional Embarkasi Palembang mulai bergerak. Ketepatan jadwal, kondisi fisik jemaah, dan kelengkapan administrasi akan sangat menentukan kelancaran kloter-kloter berikutnya. Untuk Sumsel, pola ini penting karena banyak keluarga memantau proses awal sebagai gambaran kesiapan layanan hingga puncak musim keberangkatan.

Keluarga jemaah diminta memperhatikan informasi resmi dari Kemenag, panitia embarkasi, dan pemerintah daerah terkait jam keberangkatan, bagasi, pemeriksaan kesehatan, dan aturan pendampingan di asrama. Setiap perubahan teknis sebaiknya merujuk pada pengumuman resmi agar tidak menimbulkan kebingungan di hari keberangkatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *