MUARADUA, Rabu, 22 April 2026, 08.34 WIB — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan mempercepat pemulihan jalan longsor di Desa Rantau Nipis, Kecamatan Banding Agung, setelah jalur penghubung menuju Kecamatan Mekakau Ilir sempat terganggu. Perbaikan ini penting karena ruas tersebut menjadi akses utama mobilitas warga dan distribusi kebutuhan harian.
Jalan itu sebelumnya sempat tidak bisa dilalui kendaraan roda empat akibat longsor. BPBD OKU Selatan menyebut jalur tersebut dipakai masyarakat dari belasan desa, sehingga gangguan akses berdampak langsung pada perjalanan warga, logistik, dan aktivitas ekonomi lokal.
Dalam penanganan jangka panjang, BPBD bersama Dinas PUPR OKU Selatan memasang lima unit box culvert untuk memperkuat badan jalan dan mengendalikan aliran air agar tidak kembali menggerus struktur ruas. Hingga laporan terakhir, pemasangan box culvert dan penimbunan jalan disebut telah rampung.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan Heri Pramono mengatakan, jalur tersebut kini sudah dapat dilalui kembali. “Hingga saat ini pemasangan lima unit box culvert sudah rampung, termasuk dilakukan penimbunan jalan. Kendaraan roda empat dengan muatan di atas 4 ton juga sudah bisa melewati jalur tersebut,” ujarnya.
Bagi warga di kawasan Banding Agung hingga Mekakau Ilir, pemulihan jalan ini berarti waktu tempuh dan distribusi barang dapat berangsur normal lagi. Dalam konteks daerah rawan longsor, langkah perkuatan badan jalan juga penting agar gangguan serupa tidak berulang saat curah hujan kembali tinggi. ANTARA juga mencatat kejadian longsor di ruas lain di OKU Selatan pada Maret 2026, menunjukkan kerentanan akses darat di wilayah tersebut masih tinggi.
Ke depan, perhatian warga akan tertuju pada ketahanan perbaikan ini saat hujan berikutnya datang. Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk responsif pada infrastruktur vital, sementara warga yang melintas tetap perlu berhati-hati terutama saat hujan lebat dan ketika membawa muatan berat.






