Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Operasi Patuh Singgalang Ditunda di Sumbar

Polisi tetap mengingatkan pengendara memakai helm, sabuk keselamatan, dan mematuhi rambu.

Operasi Patuh Singgalang ditunda
Operasi Patuh Singgalang ditunda

PADANG/SUMBAR, Sabtu, 13 Juni 2026 10.00 WIB — Operasi Patuh Singgalang 2026 di sejumlah wilayah Sumatera Barat ditunda dari jadwal awal 8–21 Juni, tetapi warga tetap diminta mematuhi aturan lalu lintas karena penindakan keselamatan jalan tetap berjalan.

Di Padang, operasi khusus lalu lintas itu semula dijadwalkan mulai Senin, 8 Juni 2026, dan berlangsung selama 14 hari. Polresta Padang menyatakan pelaksanaan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan sambil menunggu arahan lanjutan dari Korlantas Polri.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Padang AKP Riwal Maulidinata mengatakan penundaan dilakukan sesuai arahan Mabes Polri. “Sekalipun operasi tidak jadi dilaksanakan, pengendara diminta untuk tetap patuh dan tertib terhadap aturan lalu lintas,” ujar AKP Riwal Maulidinata.

Baca Juga:  SCF 2025 Padang Catat Transaksi Rp 1,9 Miliar

Penundaan serupa juga berlaku di wilayah hukum Polresta Bukittinggi. Kasatlantas Polresta Bukittinggi AKP Irsyad Fathur menyebut keputusan itu diambil karena padatnya agenda kepolisian, termasuk pengamanan kegiatan berskala nasional dan rangkaian Hari Ulang Tahun Bhayangkara.

Sasaran pelanggaran dalam Operasi Patuh Singgalang tetap menjadi perhatian warga. Pelanggaran yang biasanya disorot meliputi pengendara sepeda motor tanpa helm standar, pengemudi tidak memakai sabuk keselamatan, penggunaan telepon genggam saat berkendara, melawan arus, dan pelanggaran batas kecepatan.

Baca Juga:  Jembatan Kampuang Apa Rapuh, Bupati Padang Pariaman Stop Truk Tambang

Dampaknya bagi warga Padang, Bukittinggi, dan daerah sekitar adalah perubahan jadwal razia tidak boleh diartikan sebagai kelonggaran. Pengendara tetap perlu melengkapi surat kendaraan, memakai perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu, serta menghindari aktivitas yang mengganggu konsentrasi di jalan.

Di Padang, kepatuhan pengendara masih menjadi perhatian aparat. Polresta Padang menilai kesadaran berlalu lintas perlu ditingkatkan karena pelanggaran sepanjang 2026 masih didominasi kendaraan roda dua, terutama pada pelanggaran yang berisiko memicu kecelakaan.

Baca Juga:  Marapi level II, radius aman 3 km; PVMBG ingatkan waspada

Warga diminta memantau pengumuman resmi kepolisian terkait jadwal baru Operasi Patuh Singgalang 2026. Sambil menunggu jadwal tersebut, pengendara sebaiknya memastikan helm SNI, sabuk keselamatan, lampu kendaraan, pelat nomor, SIM, dan STNK dalam kondisi siap sebelum berangkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *