DELISERDANG – Wings Air resmi membuka penerbangan langsung dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Bandara Jenderal Besar A.H. Nasution di Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Penerbangan perdana dilepas dari Bandara Kualanamu oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution. Pembukaan rute tersebut ditujukan untuk memperkuat konektivitas antardaerah dan memberikan alternatif perjalanan yang lebih cepat bagi masyarakat.
Rute Kualanamu menuju Mandailing Natal dilayani dengan nomor penerbangan IW-1218. Pesawat dijadwalkan berangkat pukul 13.00 WIB dan tiba pukul 14.20 WIB.
Penerbangan kembali menggunakan nomor IW-1219. Pesawat berangkat dari Mandailing Natal pukul 14.45 WIB dan tiba di Kualanamu pukul 16.05 WIB. Layanan tersedia tiga kali dalam sepekan, yaitu setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Wings Air mengoperasikan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi pada rute tersebut. Pesawat jenis turboprop itu digunakan untuk melayani penerbangan regional yang menghubungkan kabupaten dengan bandar udara pengumpul.
Selama ini, perjalanan antara Medan dan Mandailing Natal lebih banyak ditempuh melalui jalur darat dengan waktu perjalanan relatif panjang. Sebagian penumpang juga menggunakan jalur penerbangan melalui provinsi tetangga sebelum melanjutkan perjalanan ke Mandailing Natal.
Keberadaan penerbangan langsung diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, mahasiswa, aparatur pemerintah, pelaku usaha, dan wisatawan. Rute tersebut juga membuka akses yang lebih luas bagi sektor perdagangan, perkebunan, kuliner, dan pariwisata Mandailing Natal.
Melalui Kualanamu, penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke sejumlah kota di Indonesia maupun luar negeri. Jaringan penerbangan lanjutan mencakup Jakarta, Banda Aceh, Batam, Pekanbaru, Padang, Yogyakarta, Surabaya, Penang, Kuala Lumpur, Singapura, dan Jeddah.
Bobby Nasution menyatakan pembukaan rute baru bukan hanya kegiatan seremonial. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memandang konektivitas udara sebagai bagian dari upaya mempercepat mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam peresmian tersebut, Bobby juga menyampaikan perlunya dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan industri penerbangan di Kualanamu. Aspirasi yang disampaikan mencakup efisiensi harga avtur, kebijakan perpajakan, dan peluang pengembangan fasilitas perawatan pesawat atau Maintenance, Repair, and Overhaul.
Pembukaan rute dilakukan melalui kerja sama Wings Air, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, pengelola bandara, Kementerian Perhubungan, dan pemangku kepentingan penerbangan lainnya.
Keberlanjutan layanan akan bergantung pada tingkat penggunaan oleh penumpang serta konsistensi operasional maskapai. Masyarakat disarankan memeriksa kembali jadwal dan ketersediaan tiket sebelum melakukan perjalanan karena jadwal penerbangan dapat mengalami penyesuaian.







