BANDA ACEH — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh menyalurkan sekitar 20,9 ton benih padi unggul kepada kelompok tani di Kabupaten Simeulue.
Benih yang disalurkan merupakan varietas Inpari 32 kelas SS. Program tersebut mendukung budidaya padi modern pada lahan seluas sekitar 104 hektare di tiga kecamatan.
Benih dibagikan ke tiga kecamatan
Total penyaluran mencapai 20.930 kilogram. Alokasi terdiri atas 5.670 kilogram untuk Kecamatan Alafan, 7.980 kilogram untuk Simeulue Cut, dan 7.280 kilogram untuk Teupah Barat.
Penanaman direncanakan mengikuti jadwal musim tanam masing-masing kecamatan dan ditargetkan berlangsung mulai September 2026.
BRMP Aceh berharap penggunaan benih unggul dapat membantu meningkatkan produktivitas, efisiensi penggunaan input, dan hasil usaha tani masyarakat di pulau terluar Aceh tersebut.
Bagian dari penerapan pertanian modern
Penyaluran benih mendukung Program Advanced Agriculture System yang dikembangkan Kementerian Pertanian. Pendekatan tersebut mendorong penerapan teknologi dan petunjuk teknis budidaya untuk meningkatkan efisiensi usaha tani.
Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh varietas benih, tetapi juga pengelolaan air, pemupukan, pengendalian hama, kondisi cuaca, dan pendampingan kepada petani selama musim tanam.
Bagi Simeulue, peningkatan produktivitas pangan lokal juga penting karena karakter wilayah kepulauan membuat biaya distribusi dan ketahanan pasokan menjadi isu strategis.
Sumber: ANTARA Aceh — BRMP Aceh distribusi 20,9 ton benih padi unggul untuk petani Simeulue.
Foto: Sebastian Pena Lambarri/Unsplash. Ilustrasi area persawahan.






