Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

UIN Ar-Raniry Target Buka Penerimaan Mahasiswa Kedokteran pada Agustus 2026

UIN Ar-Raniry menargetkan penerimaan mahasiswa baru Program Studi Kedokteran pada Agustus 2026 setelah menjalani evaluasi lapangan.

Prodi Kedokteran UIN Ar-Raniry
Prodi Kedokteran UIN Ar-Raniry

BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menargetkan pembukaan penerimaan mahasiswa baru Program Studi Kedokteran pada Agustus 2026. Target tersebut bergantung pada penerbitan izin operasional dari pemerintah.

UIN Ar-Raniry telah menjalani evaluasi pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter. Evaluasi dilakukan oleh Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Proses evaluasi mencakup pemeriksaan dokumen akademik, kurikulum, sumber daya manusia, fasilitas kampus, sarana pendukung, serta kesiapan rumah sakit pendidikan. Kegiatan berlangsung secara hibrida dengan pusat kegiatan di Auditorium Prof Ali Hasjmy, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.

Baca Juga:  Imigrasi Aceh Deportasi 35 WNA Sepanjang Semester Pertama 2026

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, menyatakan seluruh kebutuhan pembukaan program studi telah dipersiapkan sesuai standar pemerintah. Persiapan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Pidie, Pemerintah Kota Banda Aceh, dan sivitas akademika UIN Ar-Raniry.

Program pendidikan kedokteran tersebut dirancang memiliki kekhasan pada bidang promotif dan preventif penyakit infeksi dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Pendekatannya akan mengintegrasikan ilmu kedokteran dengan nilai-nilai Islam.

Baca Juga:  Workshop DR3 Aceh Hadirkan Pembicara Lintas Negara

Pemerintah Aceh turut menyiapkan dukungan berupa hibah lahan sekitar 30 hektare untuk pembangunan rumah sakit pendidikan. Pemerintah daerah juga menghibahkan aset akademi keperawatan beserta sarana dan prasarananya untuk memperkuat pendidikan kesehatan di kampus tersebut.

UIN Ar-Raniry telah menyusun kurikulum berbasis kompetensi, memperkuat tenaga pengajar, dan mengembangkan jaringan rumah sakit pendidikan. Kurikulum tersebut juga telah dibandingkan dengan sejumlah fakultas kedokteran di Indonesia dan Malaysia.

Baca Juga:  Banda Aceh Tambah Armada Patroli, Illiza: Perkuat Pengawasan Qanun

Apabila izin operasional diterbitkan dalam waktu dekat, kampus tersebut berencana langsung membuka penerimaan mahasiswa baru pada Agustus 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *