GemaSumatra.com – Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kota Solok memfasilitasi pengembangan dan pemasaran produk karya warga binaan Lapas Kelas IIB Solok, Sumatera Barat.
Kepala DPKUKM Kota Solok Ricky Carnova mengatakan dukungan diarahkan pada peningkatan kualitas produk, penguatan legalitas usaha, dan perluasan akses pemasaran.
Dalam kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIB Solok pada 17 September 2026, jajaran DPKUKM meninjau sejumlah kegiatan pembinaan kemandirian yang dijalankan warga binaan.
Produk yang dikembangkan antara lain batik tulis dan batik cap dengan motif khas, berbagai produk kriya, sabun cuci piring, minuman herbal berbahan jahe merah, serta kegiatan peternakan ayam dan produksi telur.
DPKUKM menilai sejumlah produk tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut jika didukung peningkatan kualitas, legalitas usaha, serta akses pasar yang lebih luas.
Kepala Lapas Kelas IIB Solok Jepri Ginting berharap dukungan pemerintah daerah dapat berkembang menjadi kolaborasi dalam pengembangan dan penyaluran produk. Program pembinaan diharapkan sekaligus memberi keterampilan dan pengalaman kewirausahaan bagi warga binaan.
Sumber: ANTARA, 20 September 2026. Foto ilustrasi batik: Camille Bismonte/Unsplash.






