Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Gempa M5,4 Guncang Laut Andaman, Terasa di Sabang dan Pulo Aceh

Gempa magnitudo 5,4 mengguncang Laut Andaman dan terasa di Sabang serta Pulo Aceh, Minggu 9 Agustus 2026. BMKG memastikan tidak berpotensi tsunami.

Gempa M5.4 Aceh
Gempa M5.4 Aceh

SABANG – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Laut Andaman pada Minggu, 9 Agustus 2026, sekitar pukul 10.02 WIB. Getaran gempa dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Sabang dan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam pemutakhiran informasinya mencatat gempa memiliki magnitudo 5,4 dengan kedalaman 40 kilometer. Episenter gempa berada di laut pada jarak sekitar 186 kilometer barat laut Kota Sabang, Aceh.

Parameter tersebut merupakan hasil analisis lanjutan BMKG. Informasi awal yang dirilis beberapa menit setelah kejadian mencatat gempa berkekuatan magnitudo 5,7 dengan kedalaman 10 kilometer dan berlokasi sekitar 208 kilometer barat laut Kota Sabang.

Baca Juga:  Kasus DBD Pekanbaru 675 (Jan–Sep), PSN Diperketat

BMKG menjelaskan, perbedaan antara parameter awal dan hasil pemutakhiran merupakan bagian dari proses analisis data kegempaan. Berdasarkan parameter terbaru, pusat gempa berada pada koordinat 6,80 derajat Lintang Utara dan 93,91 derajat Bujur Timur.

Dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG mengidentifikasi gempa tersebut sebagai gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser-naik atau oblique-thrust fault.

Guncangan gempa dirasakan dengan intensitas III MMI di Kecamatan Sukakarya dan Sukajaya di Kota Sabang serta Pulo Aceh di Kabupaten Aceh Besar.

Baca Juga:  Pemerintah Minta Pemda Aktifkan Posko Siaga, Sumatra Diminta Siapkan Komando Darurat

Pada skala III MMI, getaran dapat dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seakan-akan terdapat kendaraan berat atau truk yang sedang melintas. Tingkat guncangan tersebut didasarkan pada estimasi peta tingkat guncangan atau shakemap BMKG.

BMKG memastikan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 10.30 WIB, hasil pemantauan juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Baca Juga:  Cuaca Medan Hari Ini: Sore Hujan Ringan, Malam Cerah

Masyarakat di Sabang, Pulo Aceh dan wilayah sekitarnya diminta tetap tenang serta tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat guncangan apabila ditemukan kondisi tersebut.

BMKG menyatakan akan terus memonitor aktivitas kegempaan dan menyampaikan pemutakhiran kepada masyarakat melalui kanal resmi.

Masyarakat Aceh, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir dan daerah rawan gempa, juga diimbau menjadikan informasi dari lembaga resmi sebagai acuan saat terjadi gempa bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *