PEKANBARU – Kota Pekanbaru meraih peringkat pertama kategori realisasi investasi kabupaten dan kota dalam Riau Investment Award 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Riau, Jumat, 14 Agustus 2026.
Penghargaan diberikan dalam rangkaian Riau Investment Forum kepada pemerintah daerah dan perusahaan yang mencatatkan kinerja investasi serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Rilis resmi Pemerintah Provinsi Riau mencantumkan realisasi investasi Pekanbaru sebesar Rp7,55 triliun untuk periode Januari hingga Juni 2026. Kota Dumai berada di posisi kedua dengan Rp5,57 triliun dan Kabupaten Kampar di posisi ketiga dengan Rp5,29 triliun.
Selain kategori kabupaten dan kota, penghargaan juga diberikan kepada perusahaan penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri.
Pemprov Riau tidak hanya menilai besarnya nilai investasi. Aspek kemitraan dengan UMKM dan pemberdayaan kelompok rentan juga masuk dalam kategori penghargaan tahun ini.
Pendekatan tersebut memperluas ukuran keberhasilan investasi dari sekadar nilai modal yang masuk menjadi dampak ekonomi yang dihasilkan.
Bagi Pekanbaru, posisi sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan jasa di Riau menjadikan perkembangan investasi berkaitan erat dengan pertumbuhan sektor perdagangan, properti, jasa, konstruksi, dan aktivitas ekonomi perkotaan.
Investasi yang meningkat dapat membuka peluang kegiatan ekonomi baru. Namun, manfaat bagi masyarakat juga bergantung pada kemampuan investasi menciptakan pekerjaan, mengembangkan usaha lokal, serta memperkuat rantai pasok di daerah.
Riau Investment Award menjadi salah satu instrumen Pemprov Riau untuk mendorong pemerintah kabupaten dan kota memperbaiki iklim investasi sekaligus meningkatkan pelayanan kepada pelaku usaha.
Pekanbaru kini menghadapi tantangan berikutnya, yakni mempertahankan realisasi investasi sekaligus memastikan pertumbuhan tersebut memberikan manfaat yang luas bagi tenaga kerja dan pelaku ekonomi lokal.






