Iklan Fatih Architecture Studio
ScienceTech Horizon Banner

Mualem Minta Dukungan Listrik di Huntara Aceh Tamiang Diperpanjang

Layanan listrik yang dibantu selama masa pemulihan disebut akan berakhir pada Oktober 2026.

Lampu menyala sebagai ilustrasi pasokan listrik, bukan foto hunian sementara Aceh Tamiang.

ACEH TAMIANG — Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengupayakan perpanjangan dukungan layanan listrik bagi warga terdampak banjir yang masih menempati hunian sementara (huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam kunjungan ke huntara di Kecamatan Karang Baru, Mualem menerima aspirasi warga agar biaya listrik tidak menjadi beban tambahan selama mereka belum dapat kembali ke rumah permanen. Pemerintah Aceh menyatakan kebutuhan listrik merupakan bagian dari pelayanan dasar selama proses pemulihan pascabencana.

Surat kepada PLN

Menurut keterangan yang disampaikan pada Rabu (14/10), Gubernur Aceh telah mengirim surat kepada Direktur Utama PLN untuk meminta perpanjangan bantuan layanan listrik di kawasan huntara.

Permohonan tersebut berkaitan dengan dukungan layanan yang dijadwalkan berakhir pada Oktober 2026, sementara sebagian warga masih tinggal di huntara karena pembangunan dan proses penempatan hunian tetap belum sepenuhnya selesai.

Permintaan perpanjangan merupakan upaya pemerintah daerah. Hingga keterangan itu disampaikan, belum ada kepastian dalam sumber yang ditinjau mengenai keputusan PLN maupun durasi perpanjangan. Karena itu, layanan gratis belum dapat dinyatakan telah disetujui untuk periode berikutnya.

Sanitasi dan air bersih turut diperhatikan

Dalam peninjauan tersebut, Mualem juga mengakui masih terdapat kebutuhan fasilitas huntara yang perlu diperbaiki. Di antaranya sarana sanitasi, ketersediaan air bersih, dan akses listrik bagi penghuni.

Pemerintah Aceh menilai kelanjutan listrik diperlukan bukan hanya untuk penerangan dan urusan rumah tangga. Layanan itu juga berkaitan dengan kegiatan belajar, pelayanan kesehatan, keamanan, serta aktivitas ekonomi warga yang sedang membangun kembali kehidupan setelah bencana.

Keberlanjutan fasilitas dasar menjadi salah satu kebutuhan selama masa transisi dari hunian sementara menuju hunian tetap. Pemerintah daerah berharap dukungan dari PLN dapat berlangsung sampai warga dapat menempati tempat tinggal yang lebih permanen.

Sumber informasi: ANTARA Aceh, 14 Oktober 2026, berdasarkan keterangan Pemerintah Aceh. Gambar unggulan ilustrasi listrik oleh Caleb Woods/Unsplash; bukan foto huntara di Aceh Tamiang.

Editor: Azlan Shah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *