MEDAN, GemaSumatra.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Sumatera Utara selama sepekan sejak 26 Oktober 2026. Hujan dapat disertai petir dan angin kencang secara lokal, terutama pada siang hingga malam.
Ketua Tim Meteorologi Early Warning System Martha Rosefina menjelaskan bahwa kondisi atmosfer dipengaruhi keberadaan Bibit Siklon Tropis 98B di kawasan Teluk Benggala. Sistem tersebut berkaitan dengan pembelokan dan perlambatan angin di wilayah Sumatera Utara.
Pertumbuhan awan hujan juga didukung gelombang atmosfer yang aktif serta kondisi udara yang tidak stabil. Kombinasi tersebut meningkatkan peluang hujan dengan intensitas beragam di sejumlah kabupaten dan kota.
Sejumlah Wilayah Masuk Prakiraan
Daerah yang disebut BMKG meliputi Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Karo, dan sejumlah kabupaten di pesisir timur maupun kawasan pegunungan.
Potensi serupa juga mencakup wilayah Tapanuli, Toba, Samosir, Nias, Sibolga, Padang Sidempuan, serta beberapa daerah lainnya. Prakiraan ini tidak berarti seluruh daerah akan mengalami hujan lebat pada waktu bersamaan.
Warga Diimbau Memeriksa Informasi Resmi
BMKG meminta masyarakat menyesuaikan aktivitas luar ruangan dengan pembaruan prakiraan cuaca. Pemerintah daerah juga didorong berkoordinasi dengan BPBD dan unsur terkait untuk langkah kesiapsiagaan.
Bagi warga yang beraktivitas di lokasi rawan genangan, bantaran sungai, atau lereng, pemantauan kondisi lingkungan menjadi penting saat curah hujan meningkat. Informasi cuaca terbaru dapat diperoleh melalui kanal resmi BMKG wilayah Sumatera Utara.
Sumber fakta: ANTARA Sumatera Utara, 26 Oktober 2026, keterangan BMKG. Gambar unggulan merupakan ilustrasi jalan seusai hujan, bukan foto cuaca terkini di Sumut. Foto: Wes Hicks/Unsplash.






