NAGAN RAYA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menyatakan banjir yang sempat melanda 15 gampong di Kecamatan Tripa Makmur dan Darul Makmur pada 1–2 November 2026 telah surut seluruhnya pada Selasa, 3 November 2026.
\n
Kepala BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinaldi, menyampaikan perkembangan tersebut kepada ANTARA pada Selasa (3/11). Meski air telah surut, BPBD meminta masyarakat di sekitar bantaran sungai tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.
Kepala Pelaksana BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinaldi, menyampaikan bahwa hujan yang berlangsung selama sekitar sepekan menyebabkan debit Krueng Lamie dan Krueng Tripa meningkat hingga air meluap ke permukiman. Ketinggian banjir di sebagian lokasi dilaporkan melampaui 30 sentimeter.
Wilayah terdampak dan proses pendataan
Sejumlah gampong terdampak berada di kawasan Kecamatan Tripa Makmur. Di antaranya Panten Pange, Ujong Krueng, Mon Dua, Neubok Yee, Pasi Kebeu Dom, Lueng Kebeu Jagat, dan Kabu.
Petugas Pusat Pengendalian Operasi BPBD bersama unsur terkait telah bergerak ke lapangan untuk membantu masyarakat. Hingga informasi awal tersebut disampaikan, belum tersedia rincian menyeluruh tentang jumlah seluruh rumah terdampak maupun kerugian material.
BPBD meminta warga, terutama yang bermukim di sekitar aliran sungai, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan susulan. Masyarakat perlu mengikuti informasi kebencanaan terbaru sebelum mengambil keputusan terkait perjalanan atau aktivitas di daerah genangan.
Sumber informasi: Keterangan BPBD Nagan Raya yang diberitakan ANTARA, 1 dan 3 November 2026. Foto utama: ilustrasi banjir oleh Prabu Panji/Unsplash, bukan dokumentasi peristiwa banjir Nagan Raya.






