Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Aceh Capai 96 Persen

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Aceh mencapai 96 persen dan ditargetkan selesai pada awal Agustus 2026.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Aceh
Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Aceh

BANDA ACEH – Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Aceh telah mencapai 96 persen dan ditargetkan selesai seluruhnya pada awal Agustus 2026.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh Kementerian Pekerjaan Umum, Syarifah Rahimah, menyampaikan target penyelesaian tersebut setelah meninjau perkembangan pembangunan fasilitas sekolah.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Aceh dirancang sebagai kawasan pendidikan berasrama untuk jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas. Kapasitas maksimalnya mencapai 1.080 pelajar.

Setiap jenjang memiliki tiga rombongan belajar pada masing-masing tingkat. Satu kelas dapat menampung maksimal 30 siswa. Dengan susunan tersebut, jenjang SD memiliki kapasitas 540 siswa, sedangkan jenjang SMP dan SMA masing-masing dapat menampung 270 siswa.

Baca Juga:  Cuaca Sumatra Hari Ini: Waspada Hujan & Udara Kabur

Kawasan sekolah dibangun di atas lahan sekitar sembilan hektare dari total kawasan seluas 12 hektare. Sebagian lahan tidak digunakan untuk bangunan karena memiliki kontur berbukit.

Fasilitas yang disiapkan meliputi ruang belajar, laboratorium, ruang komputer, amfiteater, asrama, kantin, dapur, ruang serbaguna, dan masjid. Seluruh fasilitas tersebut dibangun dalam satu kawasan untuk mendukung kegiatan pendidikan dan kehidupan siswa selama berada di asrama.

Sekolah tersebut telah menerima 427 peserta didik baru dari jenjang dasar hingga menengah atas. Para siswa sedang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah sebelum kegiatan pembelajaran reguler berlangsung.

Baca Juga:  Sabang: Pemeliharaan Listrik PLN Ganggu Distribusi PDAM

Masa pengenalan diarahkan pada pembentukan karakter, pemetaan minat dan bakat, serta penyetaraan kesiapan akademik. Pendekatan ini dilakukan karena siswa berasal dari latar belakang dan kondisi pendidikan yang berbeda.

Secara nasional, Sekolah Rakyat dirancang sebagai pendidikan gratis berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Sasaran utama program berasal dari kelompok desil satu dan desil dua berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.

Kementerian PU bertanggung jawab menyiapkan infrastruktur sekolah. Dalam rancangan nasional, fasilitas Sekolah Rakyat memperhatikan aspek keamanan, kesehatan ruang, efisiensi energi, ketahanan bangunan, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi lingkungan setempat.

Baca Juga:  Gubernur Aceh Ultimatum Tambang Ilegal, Tenggat 2 Pekan

Program ini tidak hanya menyediakan ruang kelas. Kawasan sekolah juga diarahkan untuk mendukung pembelajaran akademik, pengembangan karakter, kepemimpinan, keterampilan hidup, dan kegiatan ekstrakurikuler.

Penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Aceh akan menambah kapasitas layanan pendidikan berasrama di provinsi tersebut. Setelah konstruksi mencapai 100 persen, kesiapan fasilitas, keamanan bangunan, dan kelengkapan operasional menjadi bagian penting sebelum kawasan digunakan secara penuh.

Satuan kerja belum merinci jenis pekerjaan yang masih tersisa dalam empat persen pembangunan. Namun, target penyelesaian pada awal Agustus menunjukkan pekerjaan telah memasuki tahap akhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *