Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

BMKG: Potensi Hujan Lebat Masih Ada di Sumatera Meski Kondisi Kering Mendominasi

BMKG mencatat hujan lebat sebelumnya terjadi di Sumbar, Aceh, dan Sumut, sementara hotspot masih terpantau di Sumatera.

Ilustrasi kondisi cuaca pesisir untuk prakiraan BMKG di Sumatera

GemaSumatra.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebut kondisi kering masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada periode 25 September hingga 1 Oktober 2026, termasuk sebagian Sumatera bagian tengah dan selatan.

Namun, dinamika atmosfer regional dan lokal tetap dapat memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Sumatera.

Hujan lebat sebelumnya tercatat di tiga provinsi Sumatera

BMKG mencatat pada periode 21–23 September, curah hujan lebat terjadi di Sumatera Barat hingga 94 milimeter per hari, Aceh 62,5 milimeter per hari, dan Sumatera Utara 55 milimeter per hari.

Peningkatan hujan dipengaruhi antara lain oleh aktivitas Gelombang Ekuatorial Rossby, kondisi suhu muka laut, serta daerah pertemuan dan perlambatan angin.

Di sisi lain, sebagian Sumatera bagian selatan masih mengalami periode kering berkepanjangan dan menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan.

Hotspot masih terpantau di Sumatera

Berdasarkan pemantauan satelit pada 24 September hingga pukul 16.00 WIB, BMKG mencatat 28 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Sumatera.

Sebaran asap juga terdeteksi di Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, dan Lampung.

BMKG mengimbau masyarakat tetap memperhatikan informasi cuaca terbaru karena kondisi dapat bervariasi antardaerah, mulai dari cuaca relatif kering hingga hujan lebat lokal.

Sumber: BMKG, 25 September 2026.

Foto ilustrasi pesisir dan cuaca: Timur Kozmenko/Unsplash.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *