MEDAN, Sabtu, 4 Oktober 2025, WIB — BMKG memproyeksikan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Sumatra pada 3–6 Oktober 2025. Hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang bisa terjadi di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, Sumsel, Babel, Bengkulu, dan Lampung.
BMKG menyebut kombinasi MJO, Gelombang Kelvin, dan Rossby ekuatorial menyebabkan atmosfer lebih labil. Daerah pertemuan/ perlambatan angin juga terpantau dari perairan utara Aceh, Selat Malaka bagian timur, Riau–Sumut, Jambi–Sumbar, Lampung–Sumsel hingga Laut Jawa–Bengkulu.
“Gelombang Ekuator terpantau aktif, waspada cuaca ekstrem hingga sepekan ke depan,” tulis BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan. Pada 3–6 Oktober, Sumatera Barat masuk kategori siaga hujan lebat–sangat lebat.
Dampaknya, aktivitas transportasi darat/laut/udara berpotensi terganggu; pelaku usaha di sektor perikanan, logistik, dan perdagangan perlu menyiapkan rencana kontinjensi. Warga disarankan membatasi aktivitas luar ruang saat peringatan dini dikeluarkan.
Sebagai latar, periode akhir September–awal Oktober merupakan masa peralihan ke musim hujan. Pola hujan lazim terjadi sore–malam dengan intensitas lokal yang bisa singkat namun lebat, sehingga drainase kawasan padat penduduk rawan meluap.
BMKG mengimbau masyarakat rutin memantau informasi cuaca resmi, membersihkan saluran air, mengamankan papan reklame/atap ringan, dan menjauhi pohon rapuh saat angin kencang. Nelayan diminta memperhatikan peringatan gelombang tinggi sebelum melaut.






