PADANG PARIAMAN, Minggu, 29 Maret 2026 16.45 WIB — Event Pacu Kudo 2026 di Gelanggang Pacuan Kuda Duku Banyak, Kecamatan VII Koto, Padang Pariaman, berlangsung pada 28–29 Maret 2026 dan dinilai menjadi penggerak wisata daerah sekaligus membuka peluang belanja bagi pelaku UMKM lokal.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyebut pacu kuda di Padang Pariaman dapat menjadi pilihan wisata bagi pengunjung selama musim Lebaran. Menurut dia, kegiatan olahraga yang ramai penonton berpeluang mengangkat perekonomian warga, terutama setelah Sumbar menghadapi tekanan ekonomi akibat pemotongan transfer daerah dan dampak bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.
Data penyelenggaraan menunjukkan sedikitnya 76 kuda pacuan dari berbagai daerah di Sumatera Barat ikut dalam Pacu Kudo 2026. Jumlah itu lebih banyak dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 65 kuda pacu, menurut keterangan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis.
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan, “Ini menjadi bagian kegiatan wisata di Sumatera Barat, bisa menjadi pilihan pariwisata untuk wisatawan.” Dalam laporan media lokal, Mahyeldi juga menilai event ini memberi dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata.
Bagi warga Padang Pariaman, dampak langsung paling terasa datang dari pergerakan penonton, perantau, dan transaksi di sekitar arena. Media lokal melaporkan event itu digelar dua hari di Nagari Balah Aia dan dirancang untuk menarik wisatawan serta memutar belanja masyarakat saat momen libur Lebaran.
Selain sisi ekonomi, Pacu Kudo juga diposisikan sebagai ruang pelestarian tradisi Minangkabau. Bupati John Kenedy Azis menyatakan komitmennya menjadikan agenda itu sebagai kegiatan tahunan untuk menguatkan pariwisata dan budaya daerah.
Langkah berikutnya bagi pemerintah daerah adalah menjaga konsistensi kalender acara, kesiapan fasilitas penonton, serta ruang usaha bagi pedagang kecil agar manfaat ekonomi tidak berhenti pada musim libur ini saja. Bagi pengunjung, agenda serupa berpotensi menjadi titik temu wisata budaya dan belanja lokal di Padang Pariaman.






