PADANG LAWAS, Senin, 25 Mei 2026 16.30 WIB — Pemerintah Kabupaten Padang Lawas menyiapkan pembangunan dua jembatan yang rusak akibat bencana alam pada 2023. Perbaikan ini penting untuk memulihkan akses warga antardesa, memperlancar angkutan hasil kebun, dan menekan risiko perjalanan harian.
Dua jembatan yang masuk rencana pembangunan tahun anggaran 2026 berada di akses Desa Sabarimba–Desa Limbong, Kecamatan Barumun Baru, serta akses Desa Batang Bulu Baru, Kecamatan Barumun Selatan, menuju Desa Harang Julu, Kecamatan Ulu Sosa.
Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan menyebut pelaksanaan pembangunan direncanakan paling lambat mulai Juli 2026. Jembatan gantung Sabarimba disiapkan dengan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar, sementara jembatan Batang Bulu Baru–Harang Julu sekitar Rp 14 miliar.
Putra Mahkota Alam Hasibuan, Bupati Padang Lawas, “Semoga seluruh proses pembangunan nanti berjalan lancar, hingga masyarakat dapat kembali melintasi jembatan dengan aman dan nyaman, serta merasakan langsung manfaat dari pembangunan infrastruktur yang telah diprogramkan dan dianggarkan di Dinas PUTR tahun ini.”
Kerusakan jembatan membuat mobilitas warga lebih terbatas, terutama bagi pelajar, petani, pedagang kecil, dan warga yang membutuhkan akses cepat ke layanan publik. Di wilayah perdesaan, jembatan bukan hanya sarana transportasi, tetapi juga penghubung ekonomi lokal.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Padang Lawas menyebut perbaikan dua jembatan tersebut telah menjadi program prioritas tahun anggaran 2026. Tahapan kegiatan disebut tinggal menunggu proses lelang sebelum masuk pekerjaan fisik.
Warga diminta mengikuti informasi resmi pemerintah daerah terkait jadwal pekerjaan, pengalihan akses sementara, dan potensi pembatasan lalu lintas di sekitar lokasi proyek. Pemerintah daerah juga perlu memastikan pengawasan mutu agar jembatan aman digunakan dalam jangka panjang.






