BUKITTINGGI, Sabtu, 2 Mei 2026 10.30 WIB — Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dari sembilan daerah dikerahkan untuk memadamkan kebakaran besar di Bukittinggi, Jumat sore. Api menghanguskan rumah, warung, dan ruko, sementara sebagian warga dievakuasi ke kantor kecamatan.
Kebakaran terjadi di kawasan Jembatan Besi Tarok sekitar pukul 15.45 WIB. Lokasi kejadian berada di sekitar Jalan Sutan Syahrir dan Jalan Hafiz Jalil, dekat pusat kota, sehingga menarik perhatian warga dan sempat menimbulkan kepanikan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bukittinggi, Joni Feri, menyebut total 100 personel damkar diterjunkan. Personel berasal dari Bukittinggi, Agam, Payakumbuh, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Solok, dan Kabupaten Solok.
Joni Feri, Kepala DPKP Bukittinggi, “Total ada 100 personel Damkar terlibat. Semua dari Bukittinggi, Agam, Payakumbuh, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Solok dan Kabupaten Solok.”
Data sementara menyebut empat rumah semi permanen, 10 warung, dan tujuh ruko tiga lantai terbakar. Api sebagian besar menyala di lantai tiga dan lantai dua ruko sebelum berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Beberapa warga dievakuasi ke kantor kecamatan, sementara pemilik toko dan warga sekitar berusaha menyelamatkan barang saat api masih membesar.
Peristiwa ini menjadi kebakaran kedua di Bukittinggi dalam satu hari. Sebelumnya, kebakaran juga terjadi di daerah Bukit Apit dan menghanguskan satu rumah permanen serta satu rumah panggung. Penyebab kebakaran di Tarok belum dapat dipastikan.
Apa berikutnya, warga diminta tidak mendekati lokasi bekas kebakaran selama proses pendinginan dan pemeriksaan berlangsung. Pemilik bangunan ruko dan rumah tinggal perlu memeriksa instalasi listrik secara berkala, terutama pada bangunan bertingkat dan area usaha padat.






