LABUHANBATU, Rabu, 29 April 2026 16.45 WIB — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan sekitar Rp158 miliar untuk memperbaiki ruas Aek Nabara–Negeri Lama–Tanjung Sarang, akses penting warga dan distribusi barang di kawasan Labuhanbatu.
Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut menyatakan pekerjaan jalan itu akan dimulai tahun ini. Ruas yang ditangani sepanjang 26 kilometer dan direncanakan berlangsung dalam dua tahun anggaran, yakni 2026 hingga 2027.
Proyek saat ini berada dalam tahap tender. Pemerintah provinsi menyebut perbaikan dilakukan bertahap untuk menjaga konektivitas antarwilayah, terutama bagi warga yang memakai jalur tersebut untuk aktivitas sekolah, kerja, layanan kesehatan, dan pengangkutan hasil usaha.
Muhammad Bobby Afif Nasution, Gubernur Sumatera Utara, menyatakan percepatan infrastruktur menjadi bagian penting dari pemerataan pembangunan daerah. “Konektivitas jalan harus mendukung mobilitas warga dan kegiatan ekonomi,” ujar Bobby dalam keterangan Pemprov Sumut.
Dampak langsung perbaikan diperkirakan terasa bagi warga, pelaku UMKM, sopir angkutan, petani, dan pedagang yang bergantung pada jalur Aek Nabara–Negeri Lama–Tanjung Sarang. Jalan yang lebih baik dapat menekan biaya logistik dan mempercepat waktu tempuh.
Ruas ini menjadi bagian dari agenda infrastruktur provinsi di wilayah pantai timur Sumut. Dalam konteks lokal, kualitas jalan menjadi isu layanan publik karena berkaitan dengan keselamatan, harga barang, akses sekolah, dan pengiriman hasil pertanian maupun perkebunan.
Apa berikutnya, warga perlu memperhatikan pengaturan lalu lintas sementara saat pekerjaan dimulai. Pemerintah daerah juga perlu membuka informasi progres tender, jadwal pekerjaan, dan titik pekerjaan agar pengguna jalan dapat menyesuaikan rute harian.






