LANGKAT/SUMATERA UTARA, Sabtu, 30 Mei 2026 11.45 WIB — Pemerintah Kabupaten Langkat menyatakan perbaikan Jalan Sambirejo, Kecamatan Binjai, masuk agenda tahun 2026 dengan alokasi sekitar Rp31 miliar setelah warga menyampaikan protes atas kondisi jalan rusak.
Bupati Langkat Syah Afandin turun menemui warga Desa Sambirejo yang mengeluhkan kerusakan jalan. Ruas tersebut dinilai mengganggu mobilitas warga, termasuk akses anak sekolah, pedagang kecil, pekerja, dan kendaraan pengangkut hasil pertanian.
Syah Afandin menyebut perbaikan Jalan Sambirejo menjadi salah satu proyek infrastruktur dengan anggaran besar di Kabupaten Langkat tahun ini. Nilai yang disampaikan kepada warga sekitar Rp31 miliar.
Syah Afandin, Bupati Langkat, mengatakan, “Jalan ini salah satu yang akan mengucurkan dana terbesar, sekitar Rp31 miliar. Kita sama-sama berdoa agar proses perbaikannya segera terealisasi.”
Sebagai langkah sementara, pemerintah daerah disebut menyiapkan penyiraman rutin untuk mengurangi debu di ruas yang rusak. Upaya itu penting bagi warga yang setiap hari melintas, terutama pelaku UMKM dan pengendara roda dua yang paling rentan terdampak debu dan lubang jalan.
Kerusakan infrastruktur jalan kerap berdampak langsung pada biaya logistik warga desa. Waktu tempuh bertambah, risiko kecelakaan meningkat, dan biaya perawatan kendaraan menjadi lebih besar, terutama bila jalan menjadi licin saat hujan dan berdebu saat kering.
Warga menunggu kepastian jadwal pekerjaan, titik ruas yang diperbaiki, serta mekanisme pengawasan agar anggaran Rp31 miliar benar-benar menjawab keluhan. Pemkab perlu membuka informasi tahapan tender, pelaksanaan, dan target penyelesaian kepada publik.






