Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Nias Utara Diguncang Gempa M 5,9

Guncangan terasa hingga Gunungsitoli dan Tapanuli Tengah

Ilustrasi gempa Nias Utara (Yunus Emre Ilıca)
Ilustrasi gempa Nias Utara (Yunus Emre Ilıca)

NIAS UTARA, Minggu, 19 April 2026, 05.44 WIB — Gempa bumi magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Nias Utara, Sumatera Utara, pada Minggu dini hari. BMKG menyatakan pusat gempa berada di laut 48 kilometer barat daya Nias Utara dengan kedalaman 10 kilometer, sehingga warga diminta tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Guncangan terjadi pada pukul 03.06.49 WIB. BMKG mencatat koordinat gempa berada di 1,14 LU dan 97,04 BT. Informasi resmi BMKG juga menegaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami, tetapi termasuk gempa yang dirasakan warga di sejumlah wilayah di Kepulauan Nias dan pantai barat Sumatra Utara.

BMKG mencatat intensitas gempa mencapai skala V MMI di Gunungsitoli, serta IV MMI di Nias Barat, Nias Utara, dan Tapanuli Tengah. Dalam skala ini, guncangan dapat dirasakan jelas oleh banyak orang di dalam rumah dan berpotensi membuat benda-benda ringan bergoyang atau jatuh.

Baca Juga:  Cuaca Medan Hari Ini: Sore Hujan Ringan, Malam Cerah

Bagi warga, informasi intensitas ini penting karena berdampak langsung pada kesiapsiagaan rumah tangga, terutama pada bangunan yang rentan, fasilitas layanan umum, serta aktivitas warga yang baru kembali normal menjelang pagi. Pemerintah daerah dan aparat setempat perlu memastikan tidak ada kepanikan berlebihan, sambil tetap memeriksa kondisi rumah, sekolah, tempat ibadah, dan layanan dasar. Berdasarkan data yang tersedia saat naskah ini disusun, belum ada laporan resmi korban maupun kerusakan besar.

Baca Juga:  Gempa M4,5 Guncang Tanggamus, 9–14 Rumah Rusak

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa kawasan barat Sumatra, termasuk Kepulauan Nias, berada di jalur seismik aktif. Karena itu, kecepatan penyampaian informasi resmi dan disiplin warga mengikuti arahan mitigasi menjadi faktor penting untuk menekan risiko lanjutan setelah gempa utama.

BMKG mengimbau masyarakat tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi dan berhati-hati terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi. Warga disarankan memeriksa bangunan sebelum kembali masuk, menyiapkan jalur evakuasi keluarga, dan mengikuti pembaruan hanya dari BMKG, BPBD, serta pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *