BIREUEN, Senin, 27 April 2026 11.00 WIB — Pemerintah Kabupaten Bireuen menyalurkan dana stimulan ekonomi dan isian perabot tahap pertama kepada penyintas banjir dan tanah longsor, dengan total anggaran Rp38,072 miliar untuk membantu pemulihan rumah tangga warga.
Juru Bicara Pemkab Bireuen Muhajir Juli menyampaikan bantuan disalurkan kepada 4.759 kepala keluarga yang telah lulus verifikasi dan validasi tahap pertama. Dana dikirimkan Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia.
Setiap kepala keluarga menerima Rp8 juta, terdiri atas Rp5 juta untuk stimulan ekonomi dan Rp3 juta untuk isian perabot rumah tangga. Skema ini diarahkan untuk membantu warga memulai kembali usaha kecil, memperbaiki kebutuhan dasar rumah, dan memenuhi perlengkapan pascabencana.
Muhajir Juli, Juru Bicara Pemkab Bireuen, “Setiap kepala keluarga yang telah lulus verifikasi dan validasi tahap I masing-masing mendapatkan dana stimulan ekonomi Rp5 juta dan dana isian perabotan Rp3 juta.”
Pemulihan Bireuen juga berjalan pada sektor pertanian. Sebelumnya, 677 hektare sawah terdampak banjir dan longsor kategori rusak sedang mulai dibersihkan agar dapat ditanami kembali. Lahan tersebut menjadi bagian penting ketahanan pangan lokal.
Bantuan tunai dan rehabilitasi sawah saling berkaitan bagi warga. Keluarga penyintas membutuhkan dana cepat untuk kebutuhan harian, sementara petani memerlukan pemulihan lahan agar sumber pendapatan tidak berhenti terlalu lama.
Apa berikutnya, Pemkab Bireuen perlu membuka pembaruan data penerima tahap lanjutan secara berkala. Warga yang belum masuk daftar diminta menyiapkan dokumen kependudukan dan bukti kerusakan melalui perangkat gampong untuk proses verifikasi berikutnya.






