Jakarta, 4 Juli 2026 — Samsung Galaxy Z Fold 8 mulai menjadi perhatian menjelang agenda peluncuran ponsel lipat terbaru Samsung. Meski belum seluruh informasi diumumkan secara resmi, sejumlah bocoran mengenai desain, spesifikasi, dan harga perangkat tersebut mulai beredar di media teknologi internasional.
Hingga berita ini disusun, situs resmi Samsung Indonesia masih menampilkan Galaxy Z Fold7 sebagai lini ponsel lipat utama. Perangkat tersebut dipasarkan dengan layar utama 8 inci, kamera utama 200 MP, dukungan Galaxy AI, baterai 4.400 mAh, serta desain yang lebih tipis dibanding generasi sebelumnya.
Sementara itu, Samsung Galaxy Z Fold 8 disebut akan membawa sejumlah pembaruan. Berdasarkan laporan TechRadar yang mengutip bocoran dari pembocor teknologi Ahmed Qwaider, perangkat ini diperkirakan memakai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM 12 GB, serta pilihan penyimpanan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB. Bocoran yang sama juga menyebut kapasitas baterai 4.800 mAh dan bobot sekitar 201 gram.
Dari sektor kamera, Galaxy Z Fold 8 dikabarkan membawa kamera utama 50 MP, kamera ultra-wide 50 MP, serta dua kamera selfie 10 MP. Jika benar, konfigurasi tersebut menunjukkan perubahan arah dari Galaxy Z Fold7 yang mengandalkan kamera utama 200 MP.
Namun, sejumlah fitur masih belum pasti. Tom’s Guide melaporkan bahwa lini ponsel lipat Samsung 2026, termasuk Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8, disebut tidak akan membawa fitur Privacy Display seperti pada Galaxy S26 Ultra. Bocoran tersebut juga menyebut kecerahan layar ponsel lipat baru Samsung dapat mencapai 3.600 nits.
Dari sisi harga, Antara melaporkan bahwa model dasar Galaxy Z Fold 8 diperkirakan berada di kisaran 1.999 dolar AS atau sekitar Rp33 jutaan, jika bocoran harga tersebut akurat. Varian dengan kapasitas penyimpanan lebih besar diprediksi akan dijual lebih mahal.
Meski bocoran sudah ramai, konsumen di Indonesia tetap perlu menunggu pengumuman resmi Samsung. Informasi terkait harga, jadwal pre-order, ketersediaan warna, dan varian memori di Indonesia dapat berbeda dari pasar global.






