Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Pertamina Tambah Pasokan BBM Sumatra Barat Sebesar 15 Persen

Pertamina menambah pasokan BBM Sumatra Barat sekitar 15 persen dan mengoperasikan Terminal Teluk Kabung selama 24 jam.

Pasokan BBM Sumatra Barat
Pasokan BBM Sumatra Barat

PADANG — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara menambah pasokan bahan bakar minyak untuk wilayah Sumatra Barat sekitar 15 persen dari kebutuhan harian normal.

Penambahan dilakukan untuk menjaga ketersediaan BBM serta mempercepat pemulihan distribusi ke berbagai kabupaten dan kota.

Distribusi BBM di Sumatra Barat sebelumnya terdampak gangguan infrastruktur dan kondisi sejumlah jalur darat.

Perbaikan jalan, penyempitan ruas, serta material longsor menyebabkan perjalanan mobil tangki menuju sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum membutuhkan waktu lebih lama.

Baca Juga:  Polda Sumbar Musnahkan 124 Kilogram Ganja dan 1,46 Kilogram Sabu dari 43 Kasus

Pertamina menyatakan penambahan pasokan diarahkan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Selain menambah pasokan, Pertamina mengoperasikan Integrated Terminal Teluk Kabung di Kota Padang selama 24 jam.

Operasional penuh dilakukan untuk mempercepat penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran BBM menuju SPBU.

Pertamina juga melakukan pengaturan jadwal pengiriman dan pemantauan stok di terminal serta SPBU.

Pengiriman diprioritaskan menuju SPBU yang membutuhkan tambahan pasokan agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

Baca Juga:  Polresta Padang Selidiki Kasus Pengeroyokan yang Tewaskan Remaja

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyatakan terus mengawal proses pemulihan distribusi BBM.

Koordinasi dilakukan dengan Pertamina, pemerintah kabupaten dan kota, aparat keamanan, serta pihak terkait lainnya.

Pemerintah daerah menilai kelancaran distribusi BBM penting untuk menjaga mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

BBM dibutuhkan untuk transportasi umum, angkutan barang, pertanian, perikanan, usaha kecil, dan berbagai pelayanan publik.

Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Baca Juga:  HJK Padang ke-357 Dijadwalkan Ditutup Malam Ini, Fashion Summit Angkat Wastra Minangkabau

Pembelian berlebihan dapat meningkatkan antrean dan mengganggu pemerataan pasokan, meskipun stok di terminal masih tersedia.

Kondisi geografis Sumatra Barat yang memiliki banyak kawasan perbukitan membuat distribusi melalui jalur darat rentan terganggu longsor dan kerusakan jalan.

Penguatan jalur alternatif, kesiapan mobil tangki, dan pengawasan terhadap penyaluran diperlukan untuk menjaga ketahanan energi daerah.

Pertamina menyatakan pemantauan akan terus dilakukan hingga distribusi dan pelayanan di seluruh SPBU kembali berjalan normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *