BANDA ACEH — Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh membuka pendaftaran mahasiswa baru Program Studi Kedokteran Tahun Akademik 2026/2027 mulai Kamis, 3 September, hingga Kamis, 10 September 2026. Penerimaan tersebut menjadi angkatan pertama setelah universitas memperoleh izin pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi.
Pendaftaran diperuntukkan bagi lulusan SMA atau madrasah aliyah tahun 2024, 2025, dan 2026 dari peminatan Ilmu Pengetahuan Alam. Calon peserta diminta mengikuti tahapan pendaftaran melalui kanal admisi resmi UIN Ar-Raniry dan memastikan seluruh dokumen yang dipersyaratkan dapat dibaca dengan jelas.
Berdasarkan pengumuman admisi universitas, dokumen utama yang perlu disiapkan meliputi ijazah atau surat keterangan lulus, KTP atau kartu tanda siswa, serta pasfoto berwarna. Peserta juga harus mengunggah transkrip nilai atau rapor kelas X, XI, dan XII. Dokumen yang dikirim merupakan hasil pindai dokumen asli atau dokumen resmi yang berlaku.
UIN Ar-Raniry mengingatkan calon mahasiswa agar memperhatikan jadwal dan persyaratan sebelum menyelesaikan pendaftaran. Masa pendaftaran hanya berlangsung delapan hari. Karena itu, peserta sebaiknya tidak menunggu hari terakhir untuk menyiapkan berkas dan memeriksa kembali data identitasnya.
Informasi jadwal yang dipublikasikan melalui kanal resmi universitas perlu dibaca secara cermat. Halaman pengumuman admisi mencantumkan seleksi pada 14 September 2026 dan pengumuman hasil pada 15 September 2026. Sementara itu, pemberitaan resmi Warta Ar-Raniry menyebut rangkaian seleksi berlangsung pada 12–14 September 2026 melalui Computer Based Test dan tes buta warna. Calon peserta disarankan mengikuti jadwal individual yang diterbitkan panitia pada kanal admisi agar tidak keliru mengenai waktu dan tempat ujian.
Sebelum mendaftar, calon peserta dapat membuat daftar periksa sederhana yang memuat tahun kelulusan, latar belakang peminatan IPA, identitas, ijazah atau surat keterangan lulus, rapor lengkap, serta pasfoto. Nama, tempat dan tanggal lahir pada formulir juga perlu dicocokkan dengan dokumen identitas. Kesalahan data atau berkas yang tidak terbaca berpotensi menghambat verifikasi administrasi.
Peserta yang belum memperoleh ijazah dapat menggunakan surat keterangan lulus sesuai ketentuan dalam pengumuman. Sementara itu, calon dari sekolah yang menggunakan dokumen digital tetap perlu memastikan berkas berasal dari sekolah dan dapat diverifikasi. Ketentuan teknis seperti format berkas, ukuran unggahan, nomor peserta, dan sesi ujian harus mengikuti petunjuk pada sistem pendaftaran, bukan asumsi berdasarkan seleksi program lain.
Izin pembukaan dua program pendidikan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 962/B/O/2026. Keputusan itu diterbitkan pada 31 Agustus 2026. Dengan izin tersebut, UIN Ar-Raniry dapat menyelenggarakan pendidikan akademik kedokteran pada jenjang sarjana dan pendidikan profesi dokter.
Rektor UIN Ar-Raniry Mujiburrahman menyatakan pembukaan program kedokteran diarahkan untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan sumber daya manusia dan pelayanan kesehatan. Universitas juga menempatkan integrasi kompetensi kedokteran, profesionalisme, nilai keislaman, dan kepedulian terhadap persoalan kesehatan masyarakat sebagai arah pengembangan program.
Pengumuman yang tersedia belum memuat rincian kuota penerimaan dan besaran biaya pendidikan. Calon mahasiswa dan orang tua karena itu perlu menggunakan informasi dari kanal admisi resmi, bukan poster atau pesan berantai yang sumbernya tidak jelas. Mereka juga perlu memantau kemungkinan pengumuman tambahan mengenai kartu peserta, pembagian sesi, lokasi ujian, dan tata tertib seleksi.
Pembukaan pendaftaran ini memberi pilihan baru bagi lulusan sekolah menengah bidang IPA di Aceh yang ingin menempuh pendidikan kedokteran. Namun, kelulusan tetap ditentukan melalui proses seleksi dan pemenuhan seluruh persyaratan yang ditetapkan panitia.






