PADANG – Banjir melanda sedikitnya 15 titik di Kota Padang, Sumatera Barat, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin, 3 Agustus 2026. Tim gabungan diterjunkan untuk mengevakuasi warga dan menangani kawasan terdampak.
Wilayah yang mengalami banjir cukup parah tersebar di Kecamatan Koto Tangah, Pauh, Kuranji, Bungus Teluk Kabung, dan Padang Selatan.
Pemerintah Kota Padang membagi petugas ke sejumlah lokasi untuk mempercepat penanganan. Tim terdiri atas unsur BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, Kelompok Siaga Bencana, organisasi perangkat daerah, dan lembaga kemanusiaan.
Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin penanganan di kawasan Guo, Kuranji. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menangani wilayah Tabing Banda Gadang, sedangkan Sekretaris Daerah Kota Padang memimpin tim di sekitar Jalan Bypass dan Kompleks Balai Kota.
Petugas juga mengevakuasi sejumlah warga yang memerlukan bantuan khusus. Salah satunya adalah rombongan ibu hamil di kawasan belakang Rumah Sakit Siti Rahmah.
Di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, banjir merendam permukiman dan jalan di Bungus Selatan, Bungus Barat, Bungus Timur, Teluk Kabung Utara, dan Teluk Kabung Tengah. Air mulai meningkat menjelang siang setelah hujan deras berlangsung sejak pagi.
Dinas Sosial bersama Taruna Siaga Bencana mendirikan dapur umum. Pada tahap awal, petugas menyiapkan sekitar 200 hingga 500 nasi bungkus.
Pemerintah kota juga memesan sekitar 1.200 nasi bungkus tambahan. Bantuan lain yang disiapkan meliputi selimut, pakaian bersih, tenda pengungsian, dan terpal.
Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang difungsikan sebagai Posko Tanggap Darurat Banjir. Pemerintah daerah meminta warga tetap waspada apabila hujan deras kembali terjadi.






