BANDA ACEH, Minggu, 3 Mei 2026 11.00 WIB — Sebanyak 1.567 pohon ditanam di Banda Aceh dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 untuk memperkuat mitigasi berbasis vegetasi dan penghijauan ruang kota.
Penanaman dilakukan di sejumlah titik, termasuk kawasan Lamnyong, Tugu Pena, dan koridor Jalan Teuku Nyak Arief. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 yang dipusatkan di Banda Aceh.
BNPB juga menyebutkan kegiatan penanaman dilakukan sebagai upaya meningkatkan mitigasi berbasis vegetasi. Pendekatan ini penting bagi Banda Aceh yang memiliki riwayat kebencanaan dan kebutuhan ruang hijau kota yang terus bertambah.
Rustian, Sekretaris Utama BNPB, mewakili Kepala BNPB dalam kegiatan tersebut. “Penanaman pohon menjadi langkah sederhana tetapi penting untuk memperkuat kesiapsiagaan dan menjaga lingkungan,” demikian pesan BNPB dalam kegiatan HKB 2026.
Bagi warga, pohon di ruang publik dapat membantu memperbaiki kualitas udara, menambah keteduhan, serta mengurangi tekanan panas di kawasan padat. Dalam jangka panjang, vegetasi yang terawat juga membantu memperlambat limpasan air saat hujan.
Konteks Banda Aceh membuat kegiatan ini tidak hanya bernilai seremonial. Kota ini menjadi salah satu pusat edukasi kebencanaan di Sumatra, sehingga aksi mitigasi perlu diterjemahkan ke perilaku harian warga, sekolah, kampus, dan komunitas.
Apa berikutnya, pemerintah kota bersama warga perlu memastikan pohon yang ditanam dirawat setelah seremoni selesai. Penyiraman, pemagaran bibit, dan pelibatan komunitas setempat menjadi kunci agar program penghijauan berdampak nyata.






