Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Langsa Siapkan Rp750 Juta Bangun Kanal Banjir di Meurandeh Tengoh

PUPR Kota Langsa menyiapkan Rp750 juta untuk pembangunan kanal banjir di Meurandeh Tengoh sebagai bagian mitigasi kawasan rawan banjir.

Ilustrasi kanal dan saluran air untuk mitigasi banjir di kawasan permukiman Kota Langsa
Ilustrasi kanal dan saluran air untuk mitigasi banjir di kawasan permukiman Kota Langsa

LANGSA — Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyiapkan anggaran Rp750 juta untuk pembangunan kanal banjir di Desa Meurandeh Tengoh, Kecamatan Langsa Lama.

Anggaran tersebut berasal dari dana Transfer ke Daerah atau TKD. Pembangunan kanal ditempatkan sebagai salah satu upaya mitigasi banjir di kawasan yang dinilai memiliki risiko genangan.

Meurandeh Tengoh menjadi salah satu lokasi prioritas karena berada dekat dengan sungai dan kerap mengalami banjir.

Baca Juga:  Siswa SD Banda Aceh Meninggal Akibat Reruntuhan Plafon

Keberadaan kanal diharapkan mendukung penanganan aliran air di kawasan tersebut, terutama ketika debit air meningkat. Pembangunan infrastruktur pengendali banjir menjadi penting bagi kawasan permukiman yang berdekatan dengan badan sungai.

Namun, keterangan yang tersedia belum merinci panjang dan dimensi kanal, jadwal penyelesaian pekerjaan, maupun cakupan permukiman yang akan dilayani.

Detail teknis tersebut penting untuk melihat seberapa besar kapasitas kanal dalam mendukung sistem pengendalian banjir di Meurandeh Tengoh.

Baca Juga:  Wings Air Kembali Terbang Nagan Raya–Kualanamu, 2x Sepekan

Banjir menjadi persoalan yang membutuhkan kombinasi antara pembangunan saluran, pemeliharaan drainase, pengelolaan aliran sungai, serta pengendalian pemanfaatan ruang.

Pembangunan kanal di Langsa Lama menjadi salah satu intervensi fisik yang perlu dipantau setelah selesai untuk melihat pengaruhnya terhadap frekuensi dan durasi genangan di kawasan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *