Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Stadion Utama Sumatera Barat Kembali Dimanfaatkan untuk Kompetisi dan Pembinaan Sepak Bola

Stadion Utama Sumatera Barat di Lubuk Alung mulai kembali dimanfaatkan untuk Liga 4 Sumbar dan kompetisi pembinaan sepak bola kelompok umur.

Stadion Utama Sumatera Barat
Stadion Utama Sumatera Barat

PADANG PARIAMAN – Stadion Utama Sumatera Barat di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, mulai kembali dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sepak bola setelah proyek fasilitas olahraga tersebut sempat lama terbengkalai.

Pada Minggu, 30 Agustus 2026, penonton terlihat kembali menggunakan tribun utama stadion.

Fasilitas tersebut kini menjadi lokasi sejumlah kompetisi sepak bola tingkat daerah dan kegiatan pembinaan pemain muda.

Di antaranya adalah Liga 4 Sumatera Barat dan turnamen kelompok umur Sumatera Junior League.

Pemanfaatan stadion menjadi perkembangan penting setelah proyek Stadion Utama Sumatera Barat mengalami perjalanan pembangunan yang panjang.

Baca Juga:  Pacu Kudo Padang Pariaman Dorong Wisata

ANTARA mencatat stadion tersebut sempat mangkrak dan terbengkalai sejak sekitar 2014–2015 karena keterbatasan anggaran.

Persoalan pendanaan untuk melanjutkan pembangunan stadion juga telah muncul dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2023, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp100 miliar agar stadion dapat digunakan, meskipun pembangunan secara keseluruhan belum sepenuhnya selesai.

Perhitungan tersebut disampaikan berdasarkan kajian Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Sumatera Barat pada saat itu.

Baca Juga:  Banjir dan Longsor Landa Padang Pariaman, Warga Diminta Waspada

Penggunaan stadion untuk pertandingan regional dan pembinaan usia muda menunjukkan bahwa sebagian fasilitas kini telah dapat memberikan manfaat langsung bagi kegiatan olahraga.

Bagi pembinaan sepak bola daerah, keberadaan stadion berskala besar dapat menyediakan ruang pertandingan yang lebih representatif bagi pemain muda maupun klub dari berbagai kabupaten dan kota.

Aktivasi sebuah fasilitas olahraga juga tidak hanya berkaitan dengan pertandingan.

Kegiatan kompetisi berpotensi meningkatkan pergerakan masyarakat menuju kawasan stadion dan mendukung aktivitas ekonomi di sekitarnya, seperti transportasi, perdagangan kecil, serta jasa makanan dan minuman.

Baca Juga:  Tarif Parkir BIM Naik Mulai 15 Oktober 2025, Ini Rinciannya

Namun, pemanfaatan fasilitas tetap perlu diikuti pengelolaan dan pemeliharaan yang berkelanjutan.

Stadion yang digunakan secara rutin membutuhkan pengelolaan lapangan, tribun, sistem keamanan, sanitasi, akses penonton, hingga fasilitas pendukung bagi atlet.

Kembali digunakannya Stadion Utama Sumatera Barat setidaknya menandai perubahan dari fasilitas yang lama tidak optimal menjadi ruang yang mulai kembali melayani kegiatan publik.

Kompetisi regional dan pembinaan kelompok umur dapat menjadi salah satu bentuk pemanfaatan bertahap sambil menunggu perkembangan penyelesaian fasilitas secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *