Iklan Fatih Architecture Studio
ScienceTech Horizon Banner

Banjir Genangi Sejumlah Desa di Empat Kecamatan Aceh Barat Daya, Jalan Nasional Terdampak

Ilustrasi banjir yang merendam kawasan permukiman; bukan foto peristiwa Aceh Barat Daya Oktober 2026
Ilustrasi banjir di Jakarta pada 2025, bukan dokumentasi banjir Aceh Barat Daya pada Oktober 2026. Foto: Iqro Rinaldi/Unsplash.

BLANGPIDIE, GemaSumatra.com – Banjir menggenangi permukiman di sejumlah desa yang tersebar di empat kecamatan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, pada Minggu (18/10/2026) malam. Genangan juga sempat mencapai ruas jalan nasional dan menghambat kegiatan masyarakat.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) yang disampaikan pada Senin (19/10/2026), hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah tersebut sejak sekitar pukul 15.40 WIB. Banjir mulai dilaporkan memasuki kawasan permukiman sekitar pukul 20.00 WIB.

Empat kecamatan yang terdampak adalah Blangpidie, Jeumpa, Setia, dan Susoh. Di Blangpidie, lokasi yang disebut dalam laporan antara lain Babah Lhung, Alue Manggota, Lhung Tarok, dan Meudang Ara. Genangan juga dilaporkan di Cot Mane, Kecamatan Jeumpa, serta Alue Dama, Kecamatan Setia.

Di Kecamatan Susoh, BPBA mencatat genangan di Tengah Rawa, Padang Baru, dan Pulau Kayu. Data jumlah desa terdampak masih memerlukan pencocokan lebih lanjut karena rincian nama lokasi dalam laporan yang beredar belum sepenuhnya sesuai dengan jumlah total yang disebutkan.

Petugas lakukan pendataan

Kepala BPBA Bahron Bakti, sebagaimana dilaporkan detikSumut, menyatakan bahwa jalan nasional sempat terendam. Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana dari BPBD Abdya dikerahkan untuk membantu pemantauan dan pendataan dampak di lapangan.

Hingga laporan awal diterima, tidak ada korban jiwa maupun warga yang dilaporkan mengungsi. Namun, pendataan jumlah warga terdampak masih berlangsung sehingga informasi tersebut dapat berubah berdasarkan pembaruan resmi.

Air dilaporkan mulai surut di Padang Baru dan Tengah Rawa, Kecamatan Susoh, serta Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie. Petugas tetap memantau perkembangan genangan apabila hujan kembali turun.

Sumber informasi: BPBA, dikutip Masakini.co dan detikSumut, 19 Oktober 2026. Editor: Azlan Shah.