Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

Enam Sekolah Nagan Raya Lumpuh Akibat Banjir

Pembersihan ruang belajar dilakukan setelah genangan surut

Banjir Nagan Raya (BPBD)
Banjir Nagan Raya (BPBD)

NAGAN RAYA, Senin, 11 Mei 2026, 18.00 WIB — Enam sekolah dasar dan menengah pertama di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, belum dapat beraktivitas normal setelah banjir merendam kawasan Tadu Raya dan sekitarnya pada pekan lalu.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya memastikan kegiatan belajar di enam sekolah terdampak belum bisa dilanjutkan karena guru dan pegawai masih membersihkan ruang kelas serta fasilitas belajar.

Sekolah terdampak antara lain SMPN 7 Kuala Kecamatan Tadu Raya, SDN Alue Bata, SDN Tarong Ijo, SDN Tadu Ateuh, SDN Gunong Geulugo, serta SDN Pante Cermen. Sebagian sekolah dilaporkan terendam air dengan ketinggian sekitar 30–80 sentimeter.

Baca Juga:  Potensi Banjir Rob 4–10 Nov: Aceh, Sumut (Belawan), Kepri, Lampung

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Zulkifli mengatakan, “Untuk sementara enam sekolah yang berada di lokasi bencana alam banjir belum bisa melanjutkan aktivitas belajar, karena masih dilakukan pembersihan oleh guru dan pegawai.”

BPBA Aceh sebelumnya mencatat banjir di Nagan Raya terjadi setelah hujan deras dan berdampak pada tiga kecamatan. Petugas BPBD melakukan evakuasi, asesmen, dan pemantauan debit air di lokasi terdampak.

Baca Juga:  Aceh Pulih 100% Pascapemadaman 3 Hari, PLN Evaluasi Sistem

Dampak utama dirasakan pelajar dan orang tua. Penundaan belajar tatap muka berpotensi mengganggu jadwal pembelajaran, terutama bagi siswa yang sedang mengejar materi akhir semester.

Pemerintah daerah perlu memastikan pembersihan ruang kelas, pemeriksaan instalasi listrik, serta ketersediaan air bersih sebelum sekolah kembali dibuka. Warga diminta melaporkan genangan susulan dan tidak membiarkan anak bermain di area bekas banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *