Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Enam Wilayah Pesisir Sumatra

Masyarakat pesisir diminta mengamankan barang berharga dan peralatan usaha dari lokasi rendah

Ilustrasi banjir rob (Lâm Trần)
Ilustrasi banjir rob (Lâm Trần)

GEMASUMATRA.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan masyarakat terhadap potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah kawasan Sumatra pada Juli 2026.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, serta Kepulauan Bangka Belitung. Peningkatan pasang air laut dipengaruhi fenomena Super New Moon, yakni perigee dan bulan baru yang diperkirakan terjadi pada 14 Juli 2026.

Di Aceh, potensi rob diperkirakan terjadi di pesisir Lhokseumawe pada 9–17 Juli. Di Sumatera Utara, kewaspadaan berlaku bagi kawasan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan pada 12–18 Juli.

Baca Juga:  HUT ke-80 TNI di Lhokseumawe, Upacara Khidmat, Warga Diimbau Atur Aktivitas Pagi

Potensi serupa diperkirakan terjadi di pesisir Karimun pada 12–19 Juli dan Batam pada 13–20 Juli. Sementara itu, kawasan pesisir Kota Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Agam, Pasaman Barat, dan Kepulauan Mentawai perlu waspada pada 14–17 Juli.

Untuk wilayah Jambi, potensi rob mencakup pesisir Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur pada 9–19 Juli. Adapun pesisir Bangka dan Belitung diperkirakan menghadapi potensi rob pada 12–17 Juli.

Baca Juga:  OMC Redam Karhutla Riau, Siaga Masa Peralihan

BMKG menyatakan banjir pesisir dapat mengganggu aktivitas permukiman, bongkar muat di pelabuhan, tambak, serta usaha perikanan darat.

Masyarakat pesisir diminta mengamankan barang berharga dan peralatan usaha dari lokasi rendah. Nelayan, pengelola pelabuhan, dan warga juga disarankan terus mengikuti pembaruan informasi pasang surut dan cuaca maritim dari BMKG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *