PADANG — Festival Literasi Daerah Provinsi Sumatera Barat 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 8–10 September 2026, di Kota Padang.
Agenda tersebut tercantum dalam Kalender Event 2026 Sumatera Barat dan menjadi salah satu kegiatan daerah yang berlangsung sepanjang September.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat sebelumnya mengumumkan penyelenggaraan festival dengan melibatkan beragam unsur masyarakat.
Informasi yang dipublikasikan pemerintah daerah menyebut festival menghadirkan berbagai komunitas, instansi, kampus, pelaku UMKM, pegiat literasi, hingga seniman.
Penyelenggaraan festival menambah deretan agenda publik di Sumbar pada September 2026.
Kalender pariwisata pemerintah daerah mencatat sejumlah kegiatan lain pada bulan yang sama, mulai festival kuliner di Padang, Festival Silek Padusi di Pesisir Selatan, Pacu Itiak di Payakumbuh, hingga berbagai agenda budaya di kabupaten dan kota.
Setelah Festival Literasi, rangkaian kegiatan September antara lain Rang Solok Baralek Gadang yang dijadwalkan pada 11–13 September di Kota Solok.
Padang Pariaman Creative Hub dijadwalkan pada 18–19 September. Sementara Perayaan Titik Kulminasi Matahari di Pasaman masuk kalender pada 21–23 September.
Festival literasi memiliki karakter berbeda dibandingkan agenda pariwisata berbasis pertunjukan atau olahraga. Kegiatan ini menempatkan buku, pengetahuan, komunitas, pendidikan dan aktivitas kreatif sebagai bagian utama ekosistem acara.
Pelibatan komunitas dan perguruan tinggi juga membuka ruang pertemuan antara kegiatan literasi formal dengan aktivitas masyarakat.
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar sendiri mengelola layanan perpustakaan dan arsip bagi masyarakat. Layanan perpustakaan provinsi berada di Jalan Diponegoro, Padang, sementara layanan arsip berada di Jalan Pramuka V, Khatib Sulaiman.
Penyelenggaraan festival juga melanjutkan agenda literasi yang telah digelar pada tahun sebelumnya. Pada Festival Literasi Sumbar 2025, kegiatan melibatkan pelajar, mahasiswa, komunitas literasi, serta pegiat seni dan budaya.
Rangkaian tahun lalu antara lain mencakup pameran buku, kegiatan karya tulis, mendongeng dan diskusi publik. Namun, susunan kegiatan 2026 perlu merujuk pada agenda resmi penyelenggara karena program dapat berbeda dari tahun sebelumnya.
Bagi masyarakat, Festival Literasi Sumbar menjadi salah satu pilihan kegiatan pendidikan dan kebudayaan di Kota Padang pekan ini.
Penyelenggaraan pada 8–10 September juga menempatkan festival sebagai pembuka rangkaian sejumlah event Sumatera Barat pada pertengahan bulan.
Masyarakat yang akan mengikuti kegiatan perlu memperhatikan informasi terbaru dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar mengenai lokasi kegiatan, jadwal setiap sesi, dan ketentuan kunjungan.






