GEMASUMATRA.COM, PALEMBANG — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju menggelar Shalat Istisqa di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (2/10/2026), sebagai ikhtiar memohon hujan di tengah musim kemarau dan kondisi kabut asap.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Parkir Masjid Jauharul Iman, Plaju, dan diikuti jajaran manajemen, pekerja, mitra kerja, serta masyarakat sekitar.
Kabut asap memengaruhi aktivitas
Kondisi kemarau dalam beberapa waktu terakhir disebut berdampak pada kualitas udara dan jarak pandang di Palembang serta sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Hujan diharapkan dapat membantu menurunkan suhu dan memperbaiki kondisi lingkungan.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju Khabibullah Khanafie menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa melengkapi langkah teknis dan fisik yang telah dilakukan dalam menghadapi dampak musim kemarau.
Menurutnya, ikhtiar menghadapi kondisi lingkungan tidak hanya dilakukan melalui penanganan operasional, tetapi juga melalui doa bersama agar hujan segera turun dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepedulian lingkungan tetap diperlukan
Kabut asap dapat mengganggu kenyamanan aktivitas harian dan berpotensi berdampak pada kesehatan, terutama jika paparan berlangsung lama. Masyarakat tetap perlu mengikuti informasi kualitas udara dan arahan instansi terkait selama kondisi kemarau berlangsung.
Kilang Plaju juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan selama musim kering. Pencegahan kebakaran lahan dan pengendalian sumber asap menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko memburuknya kualitas udara.
Pelaksanaan Shalat Istisqa diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama masyarakat menghadapi kondisi kemarau sambil menunggu perubahan cuaca dan upaya penanganan lingkungan terus dilakukan.
Sumber informasi: ANTARA, 2 Oktober 2026. Foto ilustrasi: Affan Fadhlan/Unsplash.






