PADANG/SUMBAR, Minggu, 12 Oktober 2025, WIB — Wakil Wali Kota Padang meresmikan gedung baru PT Karunia Raya Intan Sentosa (KRIS), perusahaan distribusi makanan dan minuman, di Jalan Ampang Karang Ganting, Kecamatan Kuranji. Peresmian pada Sabtu (11/10) tersebut dihadiri pimpinan perusahaan, anggota DPRD, dan mitra usaha. Pemerintah kota menilai fasilitas baru akan memperkuat rantai pasok pangan ritel, sekaligus membuka ruang penyerapan tenaga kerja lokal.
Secara operasional, gedung baru dimaksudkan sebagai pusat konsolidasi gudang, kantor, dan layanan purna jual bagi pelanggan ritel modern maupun tradisional. Perusahaan memproyeksikan efisiensi pengiriman ke kecamatan-kecamatan di Padang serta daerah penyangga seperti Padang Pariaman dan Pesisir Selatan. Dalam peresmian, pejabat kota menyebut pembangunan fasilitas oleh pelaku swasta menjadi pelengkap program “Padang Road to Gastronomy City” yang mendorong ekosistem kuliner dan pengolahan pangan.
Maigus Nasir, Wakil Wali Kota Padang — ‘Kami mengapresiasi investasi yang menghadirkan nilai tambah lokal. Dengan gudang modern, layanan distribusi diharapkan lebih cepat, kualitas produk terjaga, dan kesempatan kerja bertambah,’ katanya. Pihak perusahaan menambahkan, kemitraan dengan UMKM dan pemasok lokal akan diperluas agar produk olahan setempat lebih banyak masuk jaringan distribusi.
Bagi warga, kehadiran fasilitas ini diharapkan meminimalkan gangguan pasokan saat cuaca buruk atau musim liburan, ketika permintaan meningkat. Asosiasi ritel mencatat, stabilitas pasok dan manajemen persediaan berdampak pada harga yang lebih terjaga. Pemerintah kota mengingatkan agar operasional memperhatikan tata ruang, akses keluar–masuk truk distribusi, serta pengelolaan limbah sesuai ketentuan.
Padang memiliki basis konsumsi domestik yang besar dengan pertumbuhan sektor perdagangan dan jasa yang relatif stabil. Upaya memperkuat jaringan logistik ritel dinilai penting untuk menjaga inflasi pangan kota yang kerap terpengaruh pasokan lintas provinsi. Kolaborasi pelaku usaha dengan dinas terkait juga ditunggu untuk pelatihan standardisasi kemasan dan label pangan bagi UMKM.
Setelah peresmian, perusahaan mengumumkan jadwal uji coba operasional dalam beberapa pekan ke depan. Pemerintah kota mendorong pelaporan berkala dampak tenaga kerja dan kemitraan UMKM sebagai indikator manfaat ekonomi bagi warga.







