[PADANG/SUMATERA BARAT], Sabtu, 25 Oktober 2025, WIB — Universitas Negeri Padang (UNP) meresmikan Institut Konfusius dan Pusat Studi Tiongkok pada Kamis, 23 Oktober 2025, di kampus Air Tawar. Fasilitas ini menjadi pusat kajian bahasa dan budaya Tiongkok pertama di Pulau Sumatra, hasil kolaborasi UNP–Tianjin Foreign Studies University (TFSU).
Peresmian ditandai penekanan tombol oleh Rektor UNP Krismadinata bersama perwakilan Tiongkok dan pemerintah daerah. Program awal mencakup kursus bahasa Mandarin, pertukaran dosen–mahasiswa, serta riset bersama. UNP menargetkan peningkatan kompetensi lintas budaya mahasiswa, termasuk peluang beasiswa dan magang internasional.
Prof. Krismadinata, Rektor UNP — “Pendirian Confucius Institute di UNP bertujuan memperkuat kerja sama pendidikan dan kebudayaan antara Indonesia dan Tiongkok, meningkatkan pemahaman lintas budaya, serta menjadi ruang kolaborasi akademik dan penelitian internasional.”
Bagi warga dan pelaku usaha di Padang, kehadiran pusat bahasa berpotensi mendorong layanan penerjemahan, pelatihan SDM pariwisata, hingga kelas bahasa untuk UMKM ekspor. Pemerintah kota mendorong sinergi agar layanan pelatihan juga menjangkau pelajar dan tenaga kerja sektor jasa.
Sebagai pembanding, Sumatra belum memiliki institusi serupa sebelumnya. Sejumlah kota lain sempat dipertimbangkan, namun Padang dinilai memberi dampak lebih luas karena ekosistem kampus dan konektivitas. Target 1.000 mahasiswa Mandarin pada 2026 menunjukkan potensi permintaan pembelajaran bahasa asing yang kuat di Sumbar.
Langkah selanjutnya, UNP menyiapkan kurikulum bersama mitra, membuka pendaftaran kelas awal, dan menjadwalkan pertukaran akademik 2026. Kampus mengimbau siswa SMA/SMK dan masyarakat umum memantau jadwal sosialisasi dan seleksi beasiswa di unit baru tersebut.






