Fatih Architecture Studio Banner
Fatih Architecture Studio Banner

BPBD Pekanbaru Padamkan Karhutla, Stop Bakar Sampah

Warga diminta ikut cegah api dan segera lapor ke call center

BPBD Pekanbaru Padamkan Karhutla
BPBD Pekanbaru Padamkan Karhutla

[PEKANBARU/RIAU], Sabtu, 1 November 2025, 10.45 WIB — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru memadamkan kebakaran lahan di sejumlah titik dalam dua hari terakhir. Total ada sembilan lokasi terdampak dengan luas terbakar sekitar 2,5 hektare. Warga diminta tidak membakar sampah dan segera melapor bila melihat titik api.

Pemadaman dilakukan tim gabungan pada Kamis–Jumat, 30–31 Oktober, menyasar kawasan permukiman dan lahan kosong yang kering karena cuaca panas. BPBD juga meningkatkan patroli di lokasi rawan dan memantau titik panas bersama BMKG. Hari ini, imbauan kembali dikeluarkan agar warga tidak memicu api di pekarangan maupun lahan.

“Kondisi cuaca panas membuat api cepat menjalar. Warga jangan membakar sampah sembarangan. Jika ada lahan terbakar, lakukan pemadaman awal sambil menunggu armada kami,” ujar Iwa Gemino, Kepala Pelaksana BPBD Pekanbaru. Ia menyebut call center BPBD Pekanbaru 0811-7651-464 siap menerima laporan cepat warga.

Baca Juga:  Riau Hujan Lebat Berpotensi Pagi–Siang, Waspada Petir

BPBD melaporkan total sembilan titik berhasil dipadamkan dengan luasan kurang lebih 2,5 hektare di beberapa kecamatan. Sementara pantauan terbaru menunjukkan sebaran hotspot di Riau cenderung meningkat, terutama di wilayah selatan dan tengah, sehingga kewaspadaan publik perlu ditingkatkan.

“Partisipasi warga sangat menentukan. Mohon jangan membuka lahan dengan cara membakar, dan pastikan puntung rokok tidak dibuang sembarangan di area kering,” kata Iwa. BPBD menyiagakan personel, peralatan pompa air portabel, serta berkoordinasi dengan Damkar dan aparat wilayah.

Baca Juga:  Peringatan BMKG: Hujan lebat di Aceh–Bengkulu, gelombang tinggi perairan barat Sumatra

Bagi warga, dampak langsung yang perlu diwaspadai adalah gangguan kesehatan (ISPA) akibat asap, penurunan jarak pandang saat berkendara, serta potensi api menjalar ke permukiman. Pelaku UMKM di area terbuka juga dianjurkan menyediakan APAR, ember berisi air, dan membuat sekat bakar sederhana.

Sepanjang tahun ini, Riau mencatat ratusan kejadian karhutla dengan sebaran di hampir seluruh kabupaten/kota. Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota mengaktifkan patroli terpadu darat-udara di lokasi perbukitan dan area jauh dari akses jalan, termasuk opsi water bombing bila diperlukan.

Baca Juga:  Akses Nagan Raya–Aceh Tengah Mulai Terbuka untuk Mobil

Dalam beberapa hari ke depan, BPBD menyiapkan patroli bersama lurah dan RT/RW di kantong-kantong rawan serta membuka posko aduan cepat. Warga diimbau melapor melalui call center jika mendapati asap atau titik api kecil untuk mencegah perluasan kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *