PALEMBANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi seluruh wilayah Sumatera Selatan mengalami curah hujan kategori rendah pada Agustus 2026.
Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan menyebutkan curah hujan selama periode tersebut diperkirakan berada pada kisaran 20 hingga 100 milimeter. Sifat hujan di seluruh wilayah provinsi itu juga diprediksi berada pada kategori bawah normal.
Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diperkirakan berada dalam kondisi agak kering. Kondisi kering diprediksi terjadi di sebagian wilayah Lahat bagian utara, Musi Rawas bagian selatan, Ogan Komering Ulu bagian tengah, Banyuasin bagian selatan, serta sebagian besar wilayah tengah Kota Palembang.
Sementara itu, kondisi normal diprediksi terjadi di seluruh wilayah Ogan Komering Ulu Selatan, sebagian besar Ogan Komering Ilir, Penukal Abab Lematang Ilir, Ogan Komering Ulu Timur, serta sejumlah bagian wilayah lain.
Prakiraan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, petani, pelaku perkebunan, dan masyarakat yang bergantung pada ketersediaan air.
Curah hujan rendah berpotensi mengurangi ketersediaan air pada lahan pertanian tadah hujan. Pengelola kawasan pertanian dapat mulai menyesuaikan jadwal tanam dan memeriksa kondisi sumber air sebelum memasuki Agustus.
Pemerintah daerah juga perlu memastikan saluran irigasi, embung, kolam retensi, dan fasilitas penyimpanan air dapat berfungsi secara optimal. Pada kawasan dengan vegetasi kering, pengawasan terhadap aktivitas pembakaran lahan perlu diperkuat.
Prediksi iklim bulanan tidak selalu menggambarkan kondisi cuaca harian. Hujan lebat masih dapat terjadi dalam waktu singkat meskipun akumulasi hujan bulanan berada pada kategori rendah. Masyarakat tetap disarankan memantau pembaruan prakiraan cuaca dari BMKG.






