Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Sumbar Usulkan Padang Jadi Tuan Rumah Forum Tingkat Tinggi IORA 2027

Sumatera Barat mengusulkan Padang menjadi tuan rumah forum tingkat tinggi IORA 2027 untuk memperkuat investasi dan kerja sama Samudra Hindia.

IORA 2027 Padang
IORA 2027 Padang

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengusulkan Kota Padang menjadi tuan rumah Indian Ocean High-Level Forum pada 2027. Usulan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dalam forum diplomasi ekonomi KADIN Indonesia di Jakarta, Jumat, 11 September 2026.

Mahyeldi menyampaikan kesiapan Sumatera Barat memperkuat kerja sama dengan negara-negara di kawasan Samudra Hindia melalui Indian Ocean Rim Association atau IORA. Forum tersebut dipandang sebagai jalur untuk memperluas kerja sama ekonomi, investasi, pariwisata, dan kemitraan usaha.

Usulan Padang disampaikan dalam KADIN Indonesia Monthly Economic Diplomacy Breakfast di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata. Pertemuan itu mempertemukan KADIN Indonesia, perwakilan negara sahabat, pemerintah, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan pariwisata.

Tahun 2027 dinilai memiliki momentum khusus karena IORA memasuki usia 30 tahun. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga mengaitkan usulan tersebut dengan pengalaman Padang dalam perjalanan organisasi kawasan itu.

Baca Juga:  Banjir Rob Ancam Pesisir Sumatra hingga 3 Desember

Padang pernah menjadi tuan rumah Council of Ministers Meeting IORA pada 2015. Pengalaman tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah daerah menawarkan kembali kota itu sebagai lokasi forum tingkat tinggi pada 2027.

Dalam pertemuan di Jakarta, Mahyeldi tidak hanya menyampaikan usulan penyelenggaraan acara. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menawarkan tindak lanjut berupa penyaringan proyek bersama atau joint project screening dan kunjungan lapangan bagi calon mitra.

Skema tersebut dimaksudkan agar peluang kerja sama yang dibicarakan dalam forum diplomasi dapat dilanjutkan ke tahap yang lebih konkret. Calon mitra diharapkan dapat melihat langsung potensi, kebutuhan, dan kelayakan proyek yang ditawarkan di Sumatera Barat.

Dalam konteks diplomasi ekonomi, usulan menjadi tuan rumah tidak hanya berkaitan dengan citra daerah. Pemerintah provinsi ingin memanfaatkan pertemuan untuk mempertemukan peluang investasi Sumatera Barat dengan calon mitra dari kawasan Samudra Hindia.

Baca Juga:  APBMI–Pelindo Teluk Bayur Teken MoU

Pendekatan joint project screening menunjukkan Sumbar ingin membawa pembicaraan ke proyek yang dapat diperiksa kelayakannya. Sementara kunjungan lapangan dapat memberi calon mitra kesempatan melihat kondisi sebelum mengambil keputusan investasi atau kerja sama.

Secara geografis, Sumatera Barat berada di pesisir barat Pulau Sumatra dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Posisi tersebut memberi konteks bagi agenda kerja sama kawasan yang menjadi fokus IORA.

Namun, usulan Padang sebagai tuan rumah belum berarti penetapan telah dilakukan. Keterangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada Jumat menyebutnya sebagai proposal dan belum memuat keputusan akhir mengenai kota penyelenggara, tanggal pelaksanaan, maupun rangkaian acara.

Baca Juga:  Tanah Datar Uji Coba Jalur Lembah Anai 16.00–09.00 WIB

Jika usulan diterima, penyelenggaraan forum internasional akan menuntut kesiapan konektivitas, akomodasi, keamanan, protokol, hingga agenda investasi dan promosi daerah. Pemerintah daerah juga perlu memastikan manfaat kegiatan tidak berhenti pada penyelenggaraan pertemuan.

Pengalaman Padang pada pertemuan tingkat menteri IORA 2015 menjadi modal institusional, tetapi kebutuhan forum 2027 tentu akan berbeda. Kesiapan yang disebut pemerintah masih perlu diterjemahkan ke rencana teknis apabila proposal mendapat persetujuan.

Kepastian status tuan rumah juga penting bagi pelaku pariwisata dan usaha lokal karena persiapan acara internasional membutuhkan waktu. Sebelum ada keputusan resmi, posisi Padang tetap sebagai kota yang diusulkan, bukan lokasi yang telah ditetapkan.

Tahap berikutnya adalah menunggu perkembangan atas usulan tersebut dan proses koordinasi dengan pemerintah pusat serta pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *