Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Festival Pacu Jalur Nasional 2026 Digelar 19–23 Agustus, Kuansing Matangkan Persiapan

Festival Pacu Jalur Nasional 2026 akan digelar 19–23 Agustus di Tepian Narosa, Kuantan Singingi, dengan mengusung budaya dan ekonomi lokal.

Festival Pacu Jalur 2026
Festival Pacu Jalur 2026

TELUK KUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, terus mematangkan persiapan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19–23 Agustus 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan.

Festival tersebut menjadi salah satu agenda budaya utama Riau yang menggabungkan pelestarian tradisi, pariwisata, UMKM, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemerintah daerah bersama panitia telah melakukan sejumlah rapat koordinasi untuk memastikan pelaksanaan festival berjalan tertib. Persiapan mencakup penyelenggaraan perlombaan, kegiatan seni budaya, dukungan dunia usaha, serta pengaturan penggunaan sponsor.

Pemkab Kuantan Singingi menegaskan bahwa nama jalur tetap harus mempertahankan nilai dan identitas tradisi masyarakat setempat. Sementara itu, sponsor diperbolehkan tampil pada sejumlah media pendukung tanpa menghilangkan karakter budaya Pacu Jalur.

Pemerintah daerah sebelumnya juga menggandeng perusahaan yang beroperasi di Kuantan Singingi untuk mendukung pelaksanaan festival.

Festival Pacu Jalur 2026 mengangkat tema “Budaya Lestari, Ekonomi Berseri”, yang menempatkan pelestarian warisan budaya dan penguatan ekonomi lokal sebagai dua sasaran utama penyelenggaraan.

Pacu Jalur selama ini menjadi salah satu identitas budaya masyarakat Kuantan Singingi. Perhelatan nasional juga menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah sehingga memberikan peluang bagi sektor akomodasi, kuliner, transportasi, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Dengan pelaksanaan yang tinggal sekitar dua pekan lagi, kesiapan fasilitas, pengaturan pengunjung, dan koordinasi antarpihak menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran kegiatan.

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap Festival Pacu Jalur 2026 tidak hanya menjadi arena perlombaan tradisional, tetapi juga memperkuat posisi budaya lokal sebagai penggerak pariwisata dan perekonomian daerah.

Penulis: FatihEditor: Azlan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *