Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di Sialang Rampai Hari Ini, Beras SPHP Rp60 Ribu

Pasar murah Pemprov Riau dijadwalkan berlangsung di Sialang Rampai, Pekanbaru, 9 September. Beras SPHP dijual Rp60 ribu per 5 kg.

Pasar murah Riau 9 September 2026
Pasar murah Riau 9 September 2026

PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau menjadwalkan operasi pasar murah di halaman Kantor Lurah Sialang Rampai, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, pada Rabu, 9 September 2026.

Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah sepanjang pekan ini.

Pemerintah daerah menggunakan pasar murah sebagai salah satu instrumen untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan membantu masyarakat memperoleh sejumlah komoditas dengan harga yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, kegiatan berlangsung di halaman Kantor Camat Rumbai Barat serta Kantor Kelurahan Air Dingin.

Baca Juga:  6 Rumah Terbakar di Desa Wisata Bukit Batu, Bengkalis

Setelah Sialang Rampai, pasar murah dijadwalkan berlanjut pada Kamis, 10 September, di halaman Kantor Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

Rangkaian pekan ini kemudian dijadwalkan berakhir pada Jumat, 11 September, di halaman Kantor Lurah Mentangor, Kecamatan Kulim.

Sejumlah bahan pangan tersedia dalam operasi tersebut.

Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP ditawarkan seharga Rp60.000 per kemasan lima kilogram.

Untuk beras varietas Anak Daro dan Sokan, harga yang diumumkan sebesar Rp169.000 per 10 kilogram atau Rp84.500 per lima kilogram.

Baca Juga:  Penulis Baek Se-hee Meninggal Dunia pada Usia 35

Gula pasir dijual Rp18.000 per kilogram.

Minyak goreng Minyakita dipasarkan Rp15.500 per kemasan.

Komoditas lainnya termasuk telur ayam yang ditawarkan Rp49.000 per papan serta beberapa produk garam dengan harga mulai Rp2.000 per kemasan.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau Tetty Nurdianti mengatakan pasar murah diarahkan untuk menjaga pasokan, kelancaran distribusi serta kestabilan harga bahan pokok.

Pelaksanaan secara berpindah lokasi memungkinkan pemerintah menjangkau konsumen di beberapa wilayah.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Pekanbaru Terkena OTT KPK Bersama 3 Pejabat Lain

Pasar murah juga menjadi salah satu bentuk intervensi ketika harga pangan mengalami tekanan atau akses masyarakat terhadap komoditas tertentu perlu diperkuat.

Masyarakat yang akan datang diminta mengantre secara tertib.

Penyelenggara juga mengimbau warga membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik.

Harga dan ketersediaan komoditas tetap dapat bergantung pada stok di lokasi kegiatan.

Karena itu, masyarakat yang membutuhkan komoditas tertentu sebaiknya datang sesuai waktu pelaksanaan dan mengikuti ketentuan petugas di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *