Fatih Architecture Studio Banner
ScienceTech Horizon Banner

Kabut Asap Padang, BPBD Bagikan 13.629 Masker dan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruang

BPBD Kota Padang bersama komunitas kebencanaan membagikan 13.629 masker untuk mengurangi risiko kesehatan akibat kabut asap.

Kabut asap Padang September 2026
Kabut asap Padang September 2026

PADANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang bersama Komunitas Siaga Bencana membagikan 13.629 masker kepada masyarakat sebagai langkah mengurangi risiko kesehatan akibat kabut asap yang melanda wilayah tersebut.

Pembagian masker menyasar pengguna jalan dan pegawai Pemerintah Kota Padang.

BPBD juga merencanakan perluasan distribusi ke kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi serta lingkungan sekolah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Padang Deni Harzandi mengatakan kegiatan tidak hanya berupa pembagian masker, tetapi juga edukasi mengenai cara penggunaannya untuk mengurangi paparan polusi udara.

Baca Juga:  Operasi Patuh Singgalang Ditunda di Sumbar

Distribusi dimulai antara lain dari kawasan Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan rumah dinas Wali Kota Padang.

Pelajar juga menjadi salah satu kelompok yang akan disasar, terutama ketika berangkat dan pulang sekolah.

Langkah tersebut dilakukan setelah kualitas udara di Padang mengalami penurunan akibat kabut asap.

BPBD merujuk pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara dari Kementerian Lingkungan Hidup yang menunjukkan angka di atas 200 pada saat informasi disampaikan.

Kategori kualitas udara dapat berubah mengikuti waktu dan kondisi atmosfer.

Karena itu, masyarakat perlu mengikuti pemantauan terbaru dan tidak menganggap satu hasil pengukuran berlaku sepanjang hari.

Baca Juga:  Banjir dan Longsor Terjang Kabupaten Bogor, Tiga Orang Tewas

Pemerintah Kota Padang sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran mengenai antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan.

Masyarakat diminta membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara tidak sehat.

Apabila harus beraktivitas di luar, penggunaan masker dianjurkan untuk membantu mengurangi paparan partikel di udara.

Masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh serta memantau perkembangan kualitas udara secara berkala.

Kabut asap menjadi perhatian di beberapa bagian Sumatera dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi dapat berubah karena arah dan kecepatan angin, sumber asap, curah hujan serta berbagai faktor meteorologi lain.

Baca Juga:  Kemarau Jambi Diprediksi hingga September, 537 Hotspot Terdeteksi dalam Sembilan Hari

Anak-anak, lansia, ibu hamil serta orang dengan penyakit pernapasan atau kardiovaskular umumnya memerlukan perhatian lebih ketika kualitas udara memburuk.

Namun informasi mengenai kondisi kesehatan individual dan langkah medis tetap perlu merujuk tenaga kesehatan.

Bagi masyarakat umum, langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menyesuaikan aktivitas luar ruang berdasarkan kualitas udara, menggunakan perlindungan yang sesuai, serta mengikuti informasi resmi pemerintah.

BPBD Padang menyatakan distribusi masker akan diperluas ke sejumlah titik keramaian dan sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *