GEMASUMATRA.COM, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan alternatif pembiayaan untuk pengembangan fasilitas perikanan di Kabupaten Nias Selatan. Skema yang dibahas melibatkan pihak swasta dan lembaga perbankan agar pembangunan tidak hanya bergantung pada anggaran daerah.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menyampaikan gagasan tersebut ketika menerima kelompok nelayan, pembudidaya, serta Bupati Nias Selatan Sokhiatulö Laia di Gunungsitoli, Jumat (30/10/2026).
Pabrik es hingga akses pasar
Menurut Bobby, pembiayaan melalui kredit perbankan dengan kemungkinan subsidi bunga dari pemerintah dapat menjadi salah satu pilihan. Ia mencontohkan fasilitas pabrik es yang dapat dikelola melalui kerja sama dengan swasta atau kelompok nelayan.
Pemerintah provinsi juga meminta pendataan kebutuhan nelayan secara terperinci. Prioritas yang disebut mencakup alat tangkap, pasokan air bersih dan listrik, pabrik es, serta akses pasar. Pendataan diperlukan sebelum program pembangunan dan bantuan diputuskan.
Dalam pertemuan itu, Bupati Nias Selatan memaparkan keterbatasan sarana perikanan di wilayahnya. Ia menyebut banyak nelayan di kawasan Telukdalam masih menggunakan sampan dayung. Keterbatasan pembeli turut menjadi persoalan bagi pemasaran hasil perikanan dan budidaya.
Pembahasan tersebut masih berupa rencana dan opsi pembiayaan. Rincian kerja sama, sumber dana, maupun jadwal pembangunan fasilitas belum ditetapkan dalam laporan yang tersedia.
Sumber informasi: ANTARA Sumatera Utara, 31 Oktober 2026. Gambar unggulan merupakan ilustrasi perahu nelayan, bukan dokumentasi pertemuan. Foto: Artem Beliaikin/Unsplash.






