Iklan Fatih Architecture Studio
ScienceTech Horizon Banner

Kementerian PU Benahi Drainase Empat Kilometer di Langsa untuk Kurangi Risiko Banjir

Pekerjaan drainase berlokasi di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, yang dilaporkan kerap tergenang air setinggi satu hingga dua meter.

Ilustrasi saluran drainase pada permukaan jalan, bukan dokumentasi pembenahan drainase Gampong Jawa Langsa. Ilya Semenov/Unsplash.

LANGSA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan pembenahan saluran drainase sepanjang empat kilometer di kawasan Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Aceh.

Pekerjaan tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko banjir di lokasi yang kerap mengalami genangan pada musim hujan. Informasi yang disampaikan melalui laporan video ANTARA pada Sabtu, 31 Oktober 2026, menyebut ketinggian air di kawasan rawan dapat mencapai satu hingga dua meter.

Penanganan saluran di kawasan rawan

Pembenahan jaringan drainase menjadi bagian dari penanganan infrastruktur perkotaan yang berkaitan dengan aliran limpasan air hujan. Dalam kawasan permukiman padat, kapasitas dan keberlanjutan aliran saluran penting untuk diperhatikan agar air tidak tertahan di titik rendah.

Baca Juga:  Medan–Sibolga 28 Jam, Akses Bantuan Masih Tersendat

Informasi awal belum memerinci seluruh nilai anggaran, persentase penyelesaian pekerjaan, ataupun tanggal pasti penyelesaian. Karena itu, keberhasilan pengurangan genangan masih perlu dilihat dari hasil pekerjaan serta kinerja saluran ketika terjadi hujan.

Warga yang tinggal di kawasan rawan banjir tetap perlu memperhatikan informasi cuaca dan menjaga agar aliran saluran tidak tersumbat sampah selama musim hujan.

Baca Juga:  Gubernur Riau Tinjau Jembatan Sungai Rokan, Pastikan Segera Berfungsi

Sumber informasi: Laporan video ANTARA Aceh, 31 Oktober 2026. Foto utama: ilustrasi saluran drainase perkotaan oleh Ilya Semenov/Unsplash, bukan dokumentasi pekerjaan drainase di Langsa.